Jakarta–PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) resmi mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menawarkan 766,66 juta saham di harga Rp1.100 per saham
Pada saat pembukaan, saham perseroan langsung melesat 519 poin ke posisi Rp1.180 per saham, dan harga tertinggi Rp1.210 per saham.
Dengan harga penawaran Rp1.100 per saham, dan saham yang ditawarkan 766,66 juta saham, maka perseroan meraup dana segar sebesar Rp843,32 miliar dari proses IPO.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan minat investor. Mereka melihat bahwa ada potensi dari Aneka Gas sebagai perusahaan gas industri nasional yang mampu bersaing dengan 3 perusahaan multinational lain. Ditambah lagi dengan bisnis model yang kami miliki,” kata Wakil Presiden Direktur AGII di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu, 28 September 2016.
Aneka Gasa yang kini berada di bawah naungan Samator Group ini akan digunakan untuk ekspansi sebesar 40%, pembayaran utang 40%, dan modal kerja sebesar 20%.
Perusahaan udah menunjuk PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT RHB Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).
Aneka Gas telah berdiri sejak 1961. Perusahaan ini merupakan perusahaan gas industri pertama di Indonesia, yang sebelumnya milik pemerintah Belanda. Pada 1971, Aneka Gas pernah menjadi BUMN, tetapi Indonesia kembali menjualnya ke perusahaan asing pada 1998. Saat ini, Aneka Gas menjadi perusahaan nasional di bawah naungan Samator Group. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga


