Properti

Andalkan 2 Kawasan Ini, Paramount Land Incar Target Penjualan Rp5,5 T di 2026

Poin Penting

  • Target penjualan Rp5,5 triliun pada 2026 ditopang Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.
  • Paramount Petals diperkuat akses tol langsung KM 25 dan pembangunan fasilitas publik baru.
  • Kinerja 2025 solid, dengan 1.250 unit serah terima dan lebih dari 800 unit terjual.

Tangerang – Di tengah dinamika pasar properti yang masih menantang, Paramount Land mengincar target penjualan sebesar Rp5,5 triliun pada 2026. Target itu akan tetap ditopang oleh dua kawasan utama besutan Paramount Land, yakni Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.

Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi mengatakan, untuk Paramount Gading Serpong komposisi penjualan akan didominasi segmen komersial yang masif dikembang. Selain pengembangan Victoria Commercial District, Parampunt Land juga akan melanjutkan pengembangan Pasadena Central District seluas 40 hektare di Gading Serpong.

“Sedangkan untuk Paramount Petals, perpaduan antara proyek hunian dan komersial akan terus kita luncurkan di sana,” kata Nawawi saat buka puasa bersama media di Tangerang, Kamis, 27 Februari 2026.

Baca juga: Bidik Pebisnis dan Investor, Paramount Land Hadirkan Maggiore Signature West

Ia melanjutkan, pengembangan Paramount Petals utamanya di kawasan Petals Utara yang juga akan memiliki akses tol langsung. Exit tol di KM 25 tol Jakarta-Merak itu diproyeksikan beroperasi pada Juni 2026.

Paramount Land juga akan membangun sejumlah fasilitas publik di Paramount Petals, seperti Bethsaida Hospital dan Masada School yang rencananya beroperasi pada 2027. Ada juga pengembangan untuk fasilitas gaya hidup, termasuk supermarket hingga automotive marketplace.

“Tahun 2026 merupakan tahun yang istimewa di mana Paramount Land memasuki usia ke-20 sebagai perusahaan properti terkemuka dan terpercaya di Indonesia,” ujar Nawawi.

Di usia yang ke-20 ini, lanjut Nawawi, Paramount Land akan memperkuat komitmen sebagai pengembang properti yang tidak hanya membangun proyek atau kawasan, tapi menghadirkan ekosistem tempat masyarakat tinggal, bertumbuh, berkolaborasi, serta meningkatkan kualitas hidup.

Kinerja 2025

Di kesempatan sama, Norman Daulay, Direktur Paramount Land, mengungkapkan, perjalanan Paramount Land di tahun 2025 berlangsung di tengah dinamika dan tantangan global yang berpengaruh pada perekonomian nasional. Meski begitu Paramount Land terbilang mampu menjaga kinerja tetap solid.

Paramount Land berhasil mencapai berbagai milestones strategis, ditandai dengan beragam inovasi produk dan layanan penjualan, serta penguatan branding yang semakin memperkokoh fondasi dan arah pertumbuhan perusahaan.

Misalnya, peluncuran brand identity ‘Paramount Gading Serpong’ pada Desember 2025 dan realisasi exit tol langsung di tol Jakarta Merak KM 25.

Baca juga: Ada Program Bebas PPN dari Paramount Land, Berlaku untuk Produk Mana Saja?

“Kinerja pembangunan Paramount Land sepanjang 2025 menunjukkan hasil yang membanggakan, dengan serah terima sekitar 1,250 unit residensial dan komersial, peluncuran delapan produk baru, serta penjualan lebih dari 800 unit residensial dan komersial. Pada periode tertinggi, kapasitas pembangunan residensial dan komersial mencapai 1,600 hingga 1,800 unit per bulan,” tuturnya.

Pasadena Central District jadi Proyek Unggulan

Sementara, Chrissandy Dave, Direktur Paramount Land, menambahkan, persaingan pasar propert di Jabodetabke, khusus di kawasan Tangerang Raya sangat ketat. Paramount Land terus menegaskan posisinya sebagai pengembang yang kompetitif dan diminati masyarakat.

Salah satu pengembangan unggulan di Paramount Gading Serpong adalah Pasadena Central District, kawasan mixed-use premium seluas 40 hektare di akses jalan baru Gading Serpong-BSD.

Baca juga: Jurus Paramount Land Pacu Penjualan di Akhir 2025

Kawasan ini termasuk hunian Grand Pasadena Village dan Altadena Residences yang terhubung dengan area komersial Grand Boulevard Aniva Studio Loft serta pusat kuliner Aniva.

“Dengan dukungan infrastruktur dan akses tol utama, Pasadena Central District memiliki potensi pertumbuhan nilai properti yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara di Paramount Petals, saat ini progres pembangunan residensial sudah lebih dari 1.300 unit, dengan sekitar 1.000 unit di antaranya sudah serah terima. (*) Ari Astriawan

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Bank Jateng Rombak Direksi, Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut

Poin Penting RUPST Bank Jateng mengangkat Bambang Widiyatmoko sebagai Direktur Utama, menggantikan Irianto Harko Saputro.… Read More

51 mins ago

IHSG Ditutup Stagnan di Level 8.235, Saham MSIN, WMUU, dan INCO Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup stagnan di zona hijau pada level 8.235,48, dengan 341 saham menguat,… Read More

60 mins ago

Perkuat Bisnis Retail, BCA Digital Andalkan Channeling dan Perluas Komunitas

Poin Penting PT Bank Digital BCA fokus kredit ritel lewat channeling dengan lebih dari 10… Read More

2 hours ago

BI: Kredit Belum Optimal Meski Likuiditas Perbankan Sangat Memadai

Poin Penting Pertumbuhan kredit per Januari 2026 mencapai Rp8.416,4 triliun atau tumbuh 10,2 persen yoy,… Read More

2 hours ago

BEI Bakal Terbitkan Indeks Saham Syariah Hijau Tahun Ini

Poin Penting BEI dan OJK menyiapkan indeks saham syariah hijau yang ditargetkan terbit pada 2026… Read More

2 hours ago

UEA Siap Tambah Investasi di Indonesia, Ini Hasil Pertemuan Prabowo dan MBZ

Poin Penting Presiden Prabowo dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed sepakat meningkatkan kerja sama investasi,… Read More

2 hours ago