Categories: Keuangan

Andalan Finance Peroleh Fasilitas Kredit Rp980 Miliar

Guna menopang pembiayaan di segmen konsumer, PT Andalan Finance Indonesia mendapatkan fasilitas kredit sebesar Rp980 miliar. Rezkiana Nisaputra

Jakarta–PT Andalan Finance Indonesia memeroleh fasilitas kredit sebesar Rp980 miliar lewat sindikasi kredit yang diberikan PT Bank Permata Tbk bekerja sama dengan beberapa bank lainnya.

Adapun beberapa bank yang ikut memberikan sindikasi kredit ini yakni PT Bank Internasional Indonesia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan PT Bank SBI Indonesia.

Direktur Risk PermataBank, Michael Alan Coye mengatakan, dalam pemberian sindikasi kredit ini, PermataBank bertindak sebagai Mandated Lead Arranger dengan memimpin pemberian kredit sindikasi yang keempat kalinya kepada PT Andalan Finance Indonesia. Dengan pemberian kredit ini diharapkan dapat menopang ekspansi Andalan Finance Indonesia khususnya di segmen pembiayaan konsumer.

“Kami sangat gembira dapat memimpin dan ikut berpartisipasi kembali dalam memberikan kredit sindikasi ini. Fasilitas ini merupakan wujud nyata PermataBank dalam mendukung bisnis pembiayaan secara berkelanjutan,” ujar Michael di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2015.

Di tempat yang sama Direktur Utama Andalan Finance Indonesia, Sebastianus H. Budi menambahkan, dengan terus adanya fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan ini, maka menunjukkan bahwa kinerja perusahaan berada di jalur yang tepat. Dimana hingga Juni 2015, perusahaan telah menyalurkan kreditnya lebih dari Rp1,6 triliun atau tumbuh 24% dibanding tahun lalu pada periode yang sama.

“Dalam menyalurkan kredit, kami selalu menjaga kualitas kredit yang disalurkan dengan melakukan analisa kredit yang mengedepankan prinsip kehati-hatian terhadap calon konsumen guna mengetahui kelayakan konsumen dan menekankan pada perolehan profit margin atas pembiayaan yang disalurkan,” tutupnya. (*)

@rezki_saputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

1 hour ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

5 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

6 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

6 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

6 hours ago