Keuangan

Andalan Finance Dapat Fasilitas Kredit Rp270 Miliar dari CIMB

Jakarta – PT Andalan Finance Indonesia mendapat fasilitas kredit pembiayaan senilai Rp270 miliar dari PT Bank CIMB Niaga, Tbk yang tertuang dalam Nota Kesepahaman Bersama (MoU). Kerjasama kedua lembaga keuangan ini merupakan yang keenam kalinya dalam penyaluran fasilitas pembiayaan.

Dengan adanya penambahan pemberian kredit kali ini, total pembiayaan yang diterima Andalan Finance dari Bank CIMB Niaga telah mencapai Rp880 miliar. Menurut President Director Andalan Finance Frans F. Rundengan, penambahan fasilitas kredit ini nantinya untuk memperkuat pendanaan Andalan Finance dan ekspansi perusahaan.

“Kami sangat bangga mendapat kepercayaan kembali untuk menerima fasilitas pembiayaan ini. Kepercayaan segenap pemangku kepentingan merupakan hal yang penting bagi kami. Andalan Finance juga berkomitmen untuk terus berusaha memperoleh struktur pendanaan yang optimal dengan biaya dana yang kompetitif,” ujar dia dalam keterangannya, di Jakarta, 13 Oktober 2017.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting bagi Andalan Finance untuk tetap fokus pada pembiayaan kendaraan roda empat, baik baru maupun bekas. Di sisi lain Andalan Finance juga senantiasa berkomitmen menjaga kepercayaan mitra bisnis khususnya kalangan perbankan nasional.

Kerjasama dengan CIMB Niaga merupakan salah satu strategi perusahaan untuk mendorong peningkatan realisasi pembiayaan kendaraan yang ditargetkan tumbuh mencapai 22,86 persen menjadi Rp4,3 triliun di akhir 2017. Sampai dengan kuartal III 2017, total pendanaan yang telah diperoleh Andalan Finance mencapai Rp4,2 triliun atau sekitar 84 persen dari target pendanaan sampai akhir 2017.

Sementara, penyaluran pembiayaan Andalan Finance sampai dengan Kuartal III 2017 berhasil mencatatkan angka sebesar Rp3,5 triliun atau meningkat sebesar 35,24 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni sebesar Rp2,6 triliun. Dari sisi pelayanan, Andalan Finance tengah mengkaji perluasan jaringan usaha dengan menambah cabang baru, khususnya di Pulau Jawa dan Sumatra

“Penambahan cabang baru ini untuk lebih mendekatkan diri dengan konsumen dan memperluas pangsa pasar,” ucapnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

5 mins ago

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

29 mins ago

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More

57 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More

2 hours ago

Prabowo: Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik

Poin Penting Pemerintah memastikan biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski harga avtur naik. Kenaikan… Read More

3 hours ago

Menimbang Kriteria Calon Dirut BEI

Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More

3 hours ago