Kurs Rupiah; Masih dalam tekanan. (Foto: Erman)
Target resistance (batas atas) Rupiah di angka Rp14.315 dengan laju Rupiah hari ini di kisaran Rp14.330 – Rp14.315 per Dolar AS. Dwitya Putra
Jakarta–Belum adanya kejelasan akan hasil rapat The Fed, apakah akan menaikan suku bunga AS atau tidak memberikan imbas volatilitas yang cukup tinggi terhadap nilai tukar Rupiah.
Analis NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, tren Rupiah yang masih melemah kemungkinan akan mengalami pelemahan lanjutan.
Seperti diketahui, Rupiah kemarin ditutup melemah 0,08% atau 11 poin ke level Rp14.333 per Dolar Amerika Serikat.
“Belum adanya kejelasan akan hasil rapat The Fed memberikan imbas volatilitas yang cukup tinggi,” kata Reza di Jakarta, Selasa, 15 September 2015.
Menurutnya, meski tercatat di pasar valas global laju dolar cenderung menurun namun, masih dapat dikatakan penurunan tersebut terbatas.
Pasalnya, adanya penilaian pada laju harga minyak mentah global yang cenderung melemahnya, menjadi pukulan telak bagi pergerakan harga komoditas global mengalami pelemahan.
“Akibatnya laju Dolar pun dapat kembali bertahan tidak melemah lebih dalam. Imbasnya tentu pada laju Rupiah yang kembali mengalami pelemahan,” tuturnya.
Reza menargetkan Rupiah di bawah target resistance (batas atas) di angka Rp14.315 dengan laju Rupiah hari ini di kisaran Rp14.330 – Rp14.315 per Dolar AS.
“Tetap cermati sentimen yang akan dirilis dimana dapat berimbas negatif pada laju Rupiah,” ujarnya. (*)
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More