Market Update

Analis: Ruang Penguatan Rupiah Mulai Terbatas

Jakarta–Ruang penguatan rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) mulai terbatas. Hal ini sejalan dengan laju rupiah yang ditutup melemah pada perdagangan kemarin (19/7) akibat adanya sentimen negatif baik dari global maupun domestik.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS pada perdagangan kemarin ditutup bergerak di teritori negatif. Laju rupiah ditutup melemah hingga mencapai 13 poin atau turun 0,10 persen ke kisaran Rp13.322 per dolar AS.

Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta dalam risetnya di Jakarta, Kamis, 20 Juli 2017 mengatakan, dolar AS yang sebelumnya melemah di pasar Asia terlihat sudah mulai jenuh dan kembali menguat di pasar Asia. “Dari domestik, tensi politik yang meningkat juga membatasi ruang penguatan rupiah,” ujar Rangga.

Sementara pergerakan rupiah pada hari ini (20/7), kata dia, rupiah masih berpeluang melemah terhadap dolar AS, menyusul laju dolar AS yang diprediksi masih mendapatan sentimen positif dari pengumuman data ekonomi yang mulai menguat.

Dollar index mulai kuat lagi setelah data perumahan AS membaik semalam. Akan tetapi penguatan dolar harus diuji oleh hasil pertemuan bank sentral eropa (ECB) yang akan disimpulkan Kamis malam ini,” ucapnya.

Kendati demikian, lanjut dia, melemahnya laju rupiah hanya akan bersifat sementara. Hal ini melihat penguatan dolar AS yang sepertinya belum akan permanen dan bergerak fluktuatif. Di sisi lain, pengumuman suku bunga acuan BI juga dinanti pasar.

“Hari ini ditunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang diperkirakan belum akan mengubah BI 7-day Reverse Repo Rate di level 4,75 persen,” tutupnya. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Cabut Izin BPR Bank Cirebon, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabahnya

Poin Penting LPS menyiapkan pembayaran klaim dan likuidasi setelah izin Perumda BPR Bank Cirebon dicabut… Read More

33 mins ago

Demutualisasi BEI Masih Tunggu PP, OJK Siapkan Aturan Turunan

Poin Penting OJK masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar mekanisme pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek… Read More

10 hours ago

Kadin Bidik Peningkatan Investasi Lewat Integrasi Asia Pasifik di ABAC Meeting I 2026

Poin Penting Kadin Indonesia mendorong integrasi Asia Pasifik melalui ABAC Meeting I 2026 untuk meningkatkan… Read More

11 hours ago

Perluas Akses Investasi Nasabah, Maybank AM Luncurkan Tiga Reksa Dana Anyar

Poin Penting Maybank AM meluncurkan tiga reksa dana baru—MYMONEY, MYGNETS, dan MYHIDIV—untuk memperluas pilihan investasi… Read More

12 hours ago

BTN Bukukan Laba Rp3,5 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 16,4 Persen

Poin Penting BTN catat laba konsolidasian Rp3,5 triliun pada 2025, naik 16,4 persen yoy, didorong… Read More

12 hours ago

Deretan Emiten Big Caps dengan Free Float di Bawah 15 Persen, Ada Siapa Saja?

Poin Penting BEI menaikkan porsi saham free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, dengan… Read More

15 hours ago