Dia mengungkapkan, walaupun belum ada konfirmasi resmi dari Standard & Poor’s (S&P) terkait peringkat utang, namun kenaikan peringkat utang ke investment grade saat ini diperkirakan sangat kuat, sehingga meningkatkan daya tarik aset berdenominasi rupiah.
Kendati demikian, pelaku pasar tetap harus mewaspadai sentimen negatif yang dapat mengganggu pergerakan rupiah, salah satunya dampak dari Brexit, di mana pemerintah Inggris menyatakan akan mulai memisahkan diri dari Uni Eropa pada 29 Maret 2017 mendatang.
“Brexit yang dicanangkan akan dimulai segera mulai menekan poundsterling sehingga memberikan alasan bagi dolar untuk berhenti melemah,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More