News Update

Anak Usaha Semen Indonesia Siap IPO di 2020

Jakarta – Anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, yakni PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI), siap melantai di bursa lewat mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Perusahaan yang secara khusus bergerak di bisnis perangkat lunak dan segala hal yang berkaitan dengan pengembangan IT ini optimis pada tahun 2020 mendatang bisa melantai di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

“IPO kami ada rencana, tapi fokus kami perbesar diri dulu,” ujar Direktur Utama SISI, Adel Rahadi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Adel mengatakan ditengah majunya industri teknologi informasi (information technology/IT) di Tanah Air, ketersediaan jasa penyedia aplikasi manajemen bisnis (Enterprise Resource Planning/ERP) di Indonesia rupanya masih sangat minim.

Padahal, kebutuhan terhadap layanan aplikasi tersebut di dunia bisnis sangat besar, terutama untuk level usaha menengah hingga besar.

“Saat ini hampir semua perusahaan di Indonesia, bahkan yang statusnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekali pun, pakainya ERP buatan luar negeri. Paling banyak buatan SAP dari Jerman dan sebagian lagi Oracle,” terangnya.

Mencoba memanfaatkan pasar yang masih minim pemain tersebut, SISI pun berinisiatif untuk mengembangkan dan kemudian memasarkan produk ERP buatan sendiri.

Untuk tahap awal, pasar perusahaan kelas menengah sengaja di bidik lantaran dianggap paling membutuhkan alternatif produk ERP yang lebih murah dengan kualitas yang tetap bisa bersaing.

“Kalau perusahaan-perusahaan besar, misalnya induk kami SMGR, mungkin tidak masalah pakai produk SAP. Daya bayarnya ada. Tapi yang middle ini kan kasihan. Nah kami tampil sebagai solusi dengan kualitas yang tidak kalah dengan produk asing,namun harga tidak sampai 10 persen dari mereka,” tutur Adel.

Baru nantinya bila pasar kelas menengah ini bisa dikuasai, lanjut Adel, secara perlahan pihaknya bakal mulai merangsek masuk ke segmen perusahaan besar. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Muamalat DIN Dorong Zakat Digital, Volume Ziswaf Melonjak

Poin Penting Transaksi ziswaf melalui Muamalat DIN naik 24,75% secara tahunan hingga akhir 2025, menunjukkan… Read More

10 mins ago

BEI Ungkap 8 Perusahaan Antre Masuk Bursa, Didominasi Aset Jumbo

Poin Penting BEI mencatat 8 perusahaan dalam pipeline IPO 2026, terdiri dari 5 perusahaan aset… Read More

34 mins ago

BI dan Kemenkeu Sepakat Debt Switching SBN Rp173,4 Triliun Tahun Ini

Poin Penting BI dan Kemenkeu sepakat lakukan debt switching SBN Rp173,4 triliun pada 2026, sesuai… Read More

1 hour ago

Askrindo Perluas Asuransi Pariwisata di Jateng, Gandeng 20 Biro Travel

Poin Penting Askrindo menandatangani MoU dengan 20 biro travel di Jateng untuk memperluas perlindungan asuransi… Read More

2 hours ago

Harga Emas Hari Ini 23 Februari 2026: Antam Naik Rp16.000, Galeri24-UBS Stabil

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stabil pada 23 Februari 2026, masing-masing di Rp3.047.000… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat, Dipicu Pembatalan Tarif Trump oleh Mahkamah Agung AS

Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,12% ke level Rp16.868 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More

3 hours ago