Jakarta – PT Anabatic Solusi Digital (Anabatic Digital), anak perusahaan PT Anabatic Digital Raya dan sub-holding PT Anabatic Technologies Tbk, berkolaborasi dengan PT Sunline Master International (Sunline), penyedia layanan perangkat lunak dan teknologi perbankan, untuk mendukung perbankan di Indonesia percepat transformasi digital dan mengoptimalkan proses bisnis.
Transformasi digital tetap menjadi tren penting dalam industri perbankan Indonesia. Kebutuhan akan transformasi sangat penting dan telah menjadi prioritas utama bagi industri perbankan untuk menjadi lebih gesit di pasar yang berubah dan berkembang pesat. Digitalisasi telah menciptakan berbagai peluang baru untuk meningkatkan inklusi keuangan serta menjadi agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia tahun ini.
Di Indonesia, sejalan dengan laporan Bank Indonesia memperkirakan transaksi digital banking akan mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2022. Peningkatan tersebut bahkan menyentuh angka Rp8.000 triliun, dari Rp40.000 triliun pada 2021 menjadi Rp48.000 triliun pada 2022.
Direktur Utama Anabatic Solusi Digital, Nugraha Santosa menyatakan bahwa transformasi digital merupakan suatu keharusan bagi perbankan. Melakukan inovasi bisnis yang relevan sangatlah penting untuk menjawab kebutuhan pasar, perubahan perilaku dan harapan pelanggan sejalan dengan perkembangan teknologi digital yang begitu pesat.
“Saat ini, organisasi akan mencari layanan dan solusi yang dapat membantu bisnis mereka menjadi gesit, fleksibel, dan terus dapat bertahan. Masih banyak sekali yang dapat dikerjakan di lingkup transformasi digital khususnya di bidang perbankan dan kemampuan Anabatic Digital akan membantu mendorong hal ini ke depan dan membantu mempercepat laju transformasi digital bank di seluruh Indonesia. Anabatic Digital akan membawa kemampuan dan deretan pengalamannya di industri keuangan untuk mendefinisikan kembali layanan keuangan generasi berikutnya,” tambahnya.
Kolaborasi strategis antara Anabatic Digital dan Sunline akan menggabungkan kekuatan dan keahlian kedua perusahaan dalam hal teknologi keuangan, kemampuan teknis, dan sumber daya untuk memperkaya layanan keuangan digital dan mendorong adopsi perbankan digital di negara ini.
“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Sunline, bersama-sama kami akan manghadirkan pengalaman digital yang luar biasa bagi dunia perbankan dan membuka nilai bisnis yang lebih besar bagi kustomer kami,” pungkas Santosa.
Sementara itu, Country Manager Sunline Indonesia Ruby Zhou menambahkan, sebagai pakar TI keuangan terkemuka dan didorong dengan tujuan untuk menciptakan inovasi perbankan, pihaknya percaya upaya dan komitmen berkelanjutan dalam menawarkan kemajuan teknologi inovatif akan membantu perbankan di Indonesia untuk memberikan layanan keuangan berkualitas dan siap untuk menghadapi pasar yang kompetitif serta semakin mendorong transformasi digital industri keuangan di Indonesia.
“Pengalaman dan keahlian Anabatic Digital di bidang lembaga keuangan lokal, bisnis perbankan, dan praktik perbankan Syariah Indonesia telah berhasil mengimplementasikan berbagai projek untuk mendukung perbankan inti konvensional, perbankan syariah, dan perbankan digital,” tutupnya. (*)
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More