Jakarta – PT Ammana Fintek Syariah dan komunitas pengusaha muslim Trisakti mendukung kemajuan para pelaku UMKM di Indonesia. Ammana selaku fintech syariah pertama ingin membantu masyarakat dalam bentuk dukungan permodalan kepada para pelaku UMKM sesuai dengan syariat Islam.
Keseriusan komunitas alumni Trisakti diwujudkan dengan membentuk sebuah badan usaha, PT Trisakti Sidiq Amanah. Hal itu mengkhususkan diri untuk menghimpun serta mensinergikan seluruh potensi yang ada pada para pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).
Lutfi Adhiansyah CEO & Founder Ammana Fintek Syariah mengungkapkan, bersama Ammana selaku penyedia layanan platform P2P lending kegiatan pendanaan dengan PT Trisakti Sidiq Amanah akan hadir menyediakan solusi pendanaan bersama untuk modal kerja sesuai dengan syariah.
Dia mengatakan, bahwa salah satu manfaat terbesar fintech menyatukan berbagai komunitas sebagai pendorong kemajuan UMKM. “Hal ini baik itu komunitas para Investor maupun komunitas para pelaku UMKM atau para lembaga keuangan keuangan mikro syariah yang menaunginya,” ujarnya, di Jakarta, Rabu, 20 Februari 2019.
Lebih lanjut dirinya menambahkan bahwa kehadiran Ammana yang telah sukses menjadi jembatan pendanaan bersama atau crowdfunding syariah bagi lebih dari 1.300 UMKM di 11 provinsi Indonesia. Hal ini dapat menjadi Inspirasi perluasan manfaat tehnologi fintech kepada seluruh potensi anggota.
“Ataupun siapa saja yang berada didalam komunitas pengusaha muslim Trisakti yang berniat memproduktifkan dana investasinya secara syariah,” ucapnya. (*)
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More