California – AMD (NASDAQ: AMD) telah bergabung dengan Associated Press untuk menciptakan pengalaman virtual reality baru yang mendorong konsep jurnalisme generasi berikutnya. Sebagai bagian dari kerjasama antara perusahaan, AP akan memanfaatkan teknologi grafis AMD Radeon™ untuk membuat lingkungan VR yang tampak hidup yang dibangun di sekitar konten berita dan film dokumentasi, dan AMD akan menyediakan platform hardware, teknologi software dan keahlian dibidang VR untuk mendukung jurnalisme AP di VR dan video 360.
Jurnalisme VR merupakan era baru dari media pemberitaan yang dapat menempatkan kita semua langsung di pusat peristiwa yang membentuk seperti dunia nyata kita. Di tempat kejadian dan momen tertentu, virtual reality dapat membebaskan kita untuk mencari tahu dan mengeksplorasi waktu dan tempat lain seolah-olah kita berada di sana.
“VR dapat membantu orang mencapai pengalaman lebih dalam dari berita dan film dokumenter sehingga mereka bisa merasakan bagaimana rasanya benar-benar berada di sana,” kata Raja Koduri, senior vice president and chief architect, Radeon Technologies Group.
Teknologi ini, lanjutnya, memungkinkan kita untuk merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, yang mengarah ke pemahaman serta rasa empati lebih besar.Tahun 2016 diperkirakan akan menjadi tahun di mana VR dapat terealisasi. VR headset, hardware serta software yang mendukung VR akan tersedia untuk umum .(*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More