Categories: Ekonomi dan Bisnis

Alumni AS Berkontribusi Kepada Negara Melalui Pemikiran

Jakarta – Berkontribusi kepada negara bisa dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya adalah seperti Jimmy Gani, Ketua Umum Alumnas (Alumni Amerika Serikat) yang memutuskan untuk berkontribusi melalui pemikirannya sebagai lulusan dari San Francisco State University dan Harvard Kennedy School of Government.

“Kami percaya bahwa bersama-sama kita dapat membuat perubahan. Giving back to our nation bukan hanya dalam bentuk uang, tetapi juga bisa memberi pemikiran,” ujar Jimmy pada Webinar yang bertema ‘Indonesia Economic, Investment and Development: The Great Reset and Future Prospects’, Rabu, 3 Maret 2021.

Pada sambutannya, Jimmy memperkenalkan 17 anggota executive board dan 8 non-executive board Alumnas. Melalui perkenalan tersebut, ia percaya para lulusan-lulusan Amerika Serikat dapat memberi kontribusi maksimal dan sebaik mungkin bagi Indonesia.

“John F. Kennedy pernah menyampaikan pada pidatonya “Ask not what your country can do for you – ask what you can do for your country”. Kami percaya bahwa bersama-sama kita dapat membuat perubahan yang signifikan bagi negara ini,” ungkapnya. (*) Evan Yulian Philaret

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Berbagi Berkah Ramadan Bersama Asuransi Jasindo

Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Asuransi Jasindo mendukung agenda pembangunan sekaligus sejalan dengan visi Asta… Read More

2 hours ago

Kelola 141 Ton Emas, Pegadaian Beberkan Strategi Pengembangan Bisnis Bullion

Poin Penting Pegadaian kelola emas fisik 141 ton dari deposito, modal kerja, bulion trading, dan… Read More

13 hours ago

Realisasi Penyaluran PKE LPEI 2025 Capai Rp13,5 Triliun, Melesat 85 Persen

Poin Penting Penyaluran Penugasan Khusus Ekspor (PKE) LPEI mencapai Rp13,5 triliun sepanjang 2025, naik 85… Read More

15 hours ago

Tak Perlu Khawatir, Bos Pegadaian Jamin Stok Emas Fisik Aman!

Poin Penting Tabungan emas Pegadaian dijamin 1 banding 1 dengan emas fisik yang tersimpan di… Read More

16 hours ago

Defisit APBN Februari 2026 Tembus Rp135,7 Triliun

Poin Penting APBN Februari 2026 defisit Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen dari PDB, dengan… Read More

1 day ago