News Update

ALTO Network Dorong Implementasi Ekosistem QRIS Tap NFC

Jakarta – ALTO Network, salah penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran (PIP) di Indonesia turut mendukung inovasi terbaru Bank Indonesia (BI) dalam sistem pembayaran digital lewat Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS Tap berbasis Near Field Communication (NFC).

Dalam mendukung implementasi QRIS Tap NFC, ALTO Network bekerja sama dengan Netzme sebagai acquirer dan ShopeePay sebagai issuer.

Kolaborasi ini diyakini akan mempercepat sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran digital yang lebih inklusif, cepat, mudah, aman, dan efisien.

Berbeda dengan QRIS konvensional yang mengharuskan pengguna membuka kamera dan memindai kode QR, QRIS Tap NFC menghadirkan kemudahan dengan memungkinkan transaksi dilakukan hanya dengan menempelkan perangkat ke terminal pembayaran.

Teknologi ini juga diyakini sebagai solusi ideal untuk mempercepat adopsi transaksi digital, terutama di sektor transportasi umum dan merchant UMKM.

Baca juga: Artajasa Dorong QRIS Tap NFC jadi Metode Pembayaran Berskala Internasional

QRIS Tap NFC menawarkan berbagai keunggulan, di antaranya proses transaksi yang lebih cepat dan efisien karena pengguna tidak perlu membuka kamera atau memindai QR, cukup dengan menempelkan ponsel ke soundbox merchant.

Berdasarkan data terbaru dari BI, transaksi QRIS terus mengalami pertumbuhan signifikan. Sampai Oktober 2024, jumlah pengguna QRIS di Indonesia mencapai 54,1 juta dengan 34,7 juta merchant, dan transaksi QRIS tumbuh 183,9 persen year-on-year.

Memasuki Januari 2025, BI mencatat bahwa nilai transaksi melalui QRIS telah mencapai Rp80,88 triliun, dengan total 790,79 juta transaksi.

Sejalan dengan perkembangan ini, CEO ALTO Network, Gretel Griselda, menegaskan bahwa ALTO Network optimis dan mendukung pencapaian target volume transaksi QRIS Tap NFC di 2025 hingga 6,5 miliar transaksi, dengan 58 juta pengguna dan 40 juta merchant di seluruh Indonesia.

“Ke depan, sekitar 12 institusi, termasuk bank, bank digital, dan lembaga keuangan lainnya, akan bermitra dengan ALTO untuk mendorong pertumbuhan ekosistem ini,” jelas Gretel dikutip 17 Maret 2025.

Dengan semakin luasnya adopsi teknologi QRIS Tap NFC, lanjut Gretel, ALTO Network akan terus berinovasi dan memperkuat ekosistem pembayaran digital di Indonesia.

Baca juga: QRIS Tap Resmi Diluncurkan, Nobu Bank Siap Perluas Implementasi

“Implementasi QRIS Tap NFC tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional bagi merchant, menjadikannya solusi yang ideal untuk ekosistem pembayaran masa depan,” ujar Gretel.

Oleh karenanya, kata Gretel, ALTO bersama mitra-mitranya akan terus berinvestasi dalam teknologi terkini, memastikan keamanan dan keandalan transaksi, serta mendukung program inklusi keuangan nasional yang diinisiasi oleh BI.

“Dengan infrastruktur yang semakin matang, QRIS Tap NFC akan menjadi standar baru dalam pembayaran digital di Indonesia dan di kancah global,” tutupnya. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

6 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

7 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

7 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

13 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

14 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

14 hours ago