News Update

Almarhum Bob Hasan, Berjasa Mendukung Kemajuan Atletik

Dunia usaha kembali berduka karena kehilangan salah satu tokoh dan pengusaha sukses yang selalu menginspirasi. Mohammad Hasan atau yang lebih dikenal dengan Bob Hasan telah mengembuskan nafas pada Selasa, 31 Maret 2020 pada pukul 11.00 WIB.

Bob Hasan memulai usahanya sebagai pengusaha kayu hingga memiliki Kayumanis Grup. Bisnisnya menggurita dari bisnis media hingga memiliki beberapa bisnis di sektor keuangan. Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia pada Kabinet Pembangunan VII ini pernah diganjar penghargaan prestisis Kalpataru pada tahun 1997.

Di bisnis keuangan, Bob Hasan pernah menjadi pemilik Bank Umum Nasional bersama dengan Kaharudin Ongko. Namun, bank tersebut ditutup pada masa krisis. Ia juga adalah pemilik BPR Nusamba Group yang tersebar di seluruh Indonesia

Di bidang Olahraga, Bob Hasan merupakan orang yang sangat berjasa mendorong dan mendukung olahraga atletik. Ia adalah Ketua PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia). Bob Hasan pulalah sosok dibalik keberhasilan Mohammad Zohri, atlit muda asal Nusa Tenggara Barat yang sempat viral di media sosial karena polemik soal bendera merah putih ketika ia berhasil menjuarai u-20 olahraga lari 100 meter di Finlandia. Ia membiayai seluruh kebutuhan Zohori untuk mengukuti lomba lari dunia tersebut, mulai dari biaya latihan, persiapan, akomodiasi dan kebutuhan lainnya. Semua ia biayai dari dana pribadinya sendiri.

Namun, bukan Zohri saja yang dibiayainya. Bob Hasan memang seringkali membiayai secara mandiri kebutuhan asosiasi, termasuk kebutuhan para atlet. Setiap tahunnya, Bob Hasan merogoh kocek pribadinya hingga Rp10 miliar untuk membiayai asosiasi, termasuk untuk scounting atau pencarian bakat ke seluruh Indonesia.

Menurut rencana, pria Tionghoa pertama yang menjabat sebagai Menteri ini akan dimakamkan di Ungaran, Jawa Tengah. Ia kini disemayamkan dirumah duka yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dwitya Putra

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

41 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

3 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

4 hours ago