Ilustrasi: Produk asuransi unit link. (Foto: istimewa)
Jakarta – Allianz Life Indonesia meyakini pertumbuhan dan potensi produk unit link terus berlanjut. Country Chief Product Officer Allianz Life Indonesia, Himawan Purnama menekankan bahwa permintaan terhadap asuransi unit link masih kuat, didukung oleh fleksibilitas dan perlindungan komprehensif yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Potensi untuk unitlink masih besar buat kita. Kalau kita lihat dari data di industri asuransi, proporsi atau kontribusi dari unit link itu masih sangat besar. Saat ini, Allianz adalah market leader untuk asuransi unit link, dan kita telah membuktikan konsistensi selama ini,” kata Himawan saat ditemui usai acara peluncuran AFM Plan di Jakarta, Kamis (19/9).
Baca juga: Allianz Luncurkan Unit Link Rider AFM Plan, Apa Manfaatnya?
Ia menambahkan bahwa unit link menawarkan kombinasi yang seimbang antara investasi dan perlindungan, sehingga menjadi pilihan menarik bagi konsumen.
“Produk ini sangat fleksibel. Mau untuk investasi atau perlindungan komprehensif, unitlink memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Jadi, kami melihat prospeknya sangat positif,” imbuhnya.
Himawan juga mencatat bahwa pergerakan ekonomi baru-baru ini, seperti keputusan The Fed untuk memotong suku bunga, bisa menjadi peluang bagi produk unit link semakin relevan di pasar saat ini.
Baca juga: Tugu Insurance Bakal Spin Off Unit Usaha Syariah di 2025
Hingga saat ini, pendapatan premi Allianz Life Indonesia masih didominasi oleh produk unit link. Menurut Himawan, capaian ini menunjukkan keberhasilan dan konsistensi pendekatan perusahaan dalam menawarkan solusi tersebut.
“Selama ini, penjualan unit link kita baik-baik saja, dan kami tidak ada masalah dalam menjual produk ini. Pasarnya ada, dan kita konsisten dengan apa yang kita jual selama ini,” tegasnya. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More