Keuangan

Allianz Life dan HSBC Indonesia Hadirkan Fund Global Berdenominasi Dolar AS

Poin Penting

  • Allianz Life Indonesia, HSBC Indonesia, dan AllianzGI Indonesia meluncurkan Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund untuk nasabah HSBC
  • Fund unit link berdenominasi USD ini menargetkan pertumbuhan jangka panjang dan potensi dividen bulanan
  • Dividen tidak dijamin dan dapat memengaruhi nilai tunai polis sesuai kondisi pasar.

Jakarta – PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) menggandeng PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) dan PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia), memperkenalkan Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund.

Instrumen tersebut merupakan pilihan sub-dana (fund) dalam polis dasar asuransi jiwa unit link Allianz yang tersedia untuk nasabah HSBC.

Fund tersebut dirancang untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan jangka panjang dalam denominasi dolar Amerika Serikat (USD). 

Penempatan dana pada Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund bertujuan membangun nilai tunai dalam polis, yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk memastikan keberlangsungan perlindungan asuransi jangka panjang.

Baca juga: Risiko Banjir Meningkat, Allianz Catat Klaim Asuransi Bali Rp22 Miliar di 2025

Dengan demikian, nasabah tidak hanya mengakses peluang investasi global, tetapi juga memiliki solusi proteksi yang terintegrasi.

Selain itu, penempatan dana dilakukan pada perusahaan-perusahaan global yang memiliki fundamental kuat dan potensi pertumbuhan berkelanjutan, dengan tujuan mengoptimalkan pengembangan nilai tunai di dalam polis asuransi.

Country Manager dan Direktur Utama Allianz Life Indonesia, Alexander Grenz, menyatakan bahwa, Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund hadir untuk memberi pengalaman berinvestasi global yang lebih relevan dengan kebutuhan nasabah saat ini. 

“Mulai dari perencanaan pembiayaan pendidikan luar negeri, perjalanan, hingga gaya hidup, sembari membangun ketahanan terhadap gejolak kurs. Kami ingin nasabah merasakan kemudahan mengakses peluang global sekaligus potensi memperoleh arus kas rutin dalam USD,” ucap Alexander dalam keterangan resmi di Jakarta, 23 Februari 2026.

Sementara, International Wealth and Premier Banking Director, HSBC Indonesia, Lanny Hendra, menambahkan fund tersebut tersedia bagi nasabah HSBC Indonesia melalui produk asuransi jiwa unit link Allianz, yakni Ultimate Wealth Assurance, dan Premier Plan Assurance. 

“Kedua, produk ini menawarkan perlindungan jiwa disertai potensi pengembangan investasi jangka panjang, dengan keunggulan masing-masing yang dapat dipilih sesuai kebutuhan nasabah,” jelasnya.

Sebagai informasi, Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund juga dilengkapi dengan fitur potensi pembayaran dividen tunai setiap bulan, yang secara mekanisme dapat dianalogikan seperti kupon pada obligasi. 

Pembayaran ini dapat bersumber dari dividen dan/atau hasil kenaikan nilai investasi yang dikelola secara profesional.

Baca juga: AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Meski demikian, nasabah perlu memperhatikan beberapa ketentuan penting, seperti pembayaran yang tidak pasti dari besaran dan keberadaan dividen karena bergantung sepenuhnya pada kondisi pasar dan performa investasi.

Lalu, dalam situasi pasar tertentu, pembayaran dividen dapat diambil dari sebagian pokok investasi. Kondisi ini berpotensi mengurangi manfaat nilai tunai pada polis asuransi unit link nasabah, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kecukupan saldo untuk membayar biaya-biaya perlindungan asuransi.

Peninjauan pembayaran dilakukan secara berkala oleh tim lintas fungsi untuk menjaga keseimbangan risiko–imbal hasil serta keberlanjutan dalam jangka panjang. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

10 mins ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

35 mins ago

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana di Bank Rp200 Triliun hingga September 2026

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More

2 hours ago

Profil Nasaruddin Umar, Menag yang Laporkan Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi ke KPK

Poin Penting Menag Nasaruddin Umar melaporkan penggunaan jet pribadi ke KPK sebagai bentuk transparansi dan… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Perkasa di Level 8.396, Saham Top Gainers: MEGA, HATM, dan TEBE

Poin Penting IHSG menguat 1,50 persen ke level 8.396,08 pada Senin (23/2/2026), dengan 468 saham… Read More

2 hours ago

KPK Pastikan Menag Bebas Jeratan Pidana usai Laporkan Jet Pribadi dari OSO

Poin Penting KPK menyatakan Menag Nasaruddin Umar bebas sanksi pidana karena melaporkan dugaan gratifikasi jet… Read More

3 hours ago