Keuangan

Allianz Indonesia Bagikan Tips Atur Keuangan di Tahun Ular Kayu

Jakarta – Tahun Baru China atau Tahun Baru Imlek akan jatuh pada Rabu, 29 Januari 2025. Bagi masyarakat keturunan China, Tahun Baru Imlek diharapkan mendatangkan peruntungan dan limpahan rezeki.

Sayangnya, tidak semua shio mengalami peruntungan yang baik di Tahun Ular Kayu ini. Pakar Ilmu Feng Shui, Jenie FengShui mengatakan, Tahun Ular Kayu 2025 kemungkinan memberikan hal-hal tak terduga terjadi.

“Tahun ini akan terasa menantang bagi beberapa shio seperti, shio Babi, Macan, dan Monyet. Untuk itu, shio yang ciong harus menemukan keseimbangan diri,” ucap Jenie dalam acara NgobrAZ (NgobrolBareng Allianz Citizens) bertajuk “Tahun Ular Kayu: Beruntung atau Buntung” dikutip, 28 Januari 2025.

Baca juga: 4 Tips Liburan yang Gak Bikin Kantong Bolong

Namun tak perlu khawatir, Jenie memberikan tips dalam hal keuangan dan keberuntungan langkah karier sebagai berikut :

  1. Mulai mempersiapkan strategi finansial yang mengutamakan tabungan dan juga proteksi jangka panjang
  2. Berhati-hati dengan pengeluaran yang tak terduga
  3. Memperkuat analisis yang lebih tajam ketika ingin memulai investasi
  4. Selalu waspada kehilangan uang karena kecurangan atau ketidakpastian yang biasa
  5. Memastikan progres berjalan dengan baik dan tidak terburu-buru
  6. Berhati-hati dengan proyek yang belum selesai
  7. Berhati-hati dengan pembayaran yang belum selesai
  8. Berhati-hati dalam mempercayai orang.

Jenie juga memberikan tips bagi yang ingin memulai suatu bisnis atau perjalanan karier di Tahun Ular Kayu 2025 ini, dapat menggunakan elemen kayu, tanah, dan api yang dinilai dapat membawa hasil, serta keberuntungan yang baik.

Baca juga: Tips Menyelaraskan Passion dan Ambisi Demi Sukses di Dunia Kerja

“Karier atau investasi bisnis dengan elemen kayu misalnya berkaitan dengan bisnis furniture, seni, designer, konsultan, edukasi, arsitek, dan financial planner,” imbuhnya.

Sementara, karier atau bisnis dengan elemen tanah, misalnya berkaitan dengan properti, kontraktor, asuransi, serta HRD. Sedangkan elemen api misalnya bisnis yang berkaitan dengan F&B, restoran, kafe, pastry, dan profesi marketing yang dinilai dapat membawa peruntungan baik. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Menyoal Loopholes Kredit Bank

Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More

36 mins ago

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

9 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

9 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

9 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

10 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

10 hours ago