Categories: Keuangan

All in One, Begini Alur Pengelolaan Dana Syariah di BP Tapera

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus menawarkan kemudahan bagi para pesertanya dalam memilih tabungan perumahan. Salah satunya adalah kemudahan untuk bertransaksi sesuai dengan pilihan pengelolaan dana.

Eko Ariantoro, Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana BP Tapera mengungkapkan, alur pengelolaan dana pada tahap awal adalah memberi kebebasan bagi peserta untuk memilih prinsip pengelolaan dana yang ditabungkan. Peserta bisa memilih secara konvensional atau syariah.

“Di tengah, kami juga mengelola dana yang diamanatkan peserta sesuai dengan prinsip yang dipilih. Kalau diawal memilih syariah, akadnya pun akan kami bedakan dengan berbasis prinsip syariah. Pengelolaannya pun bukan berbasis investasi, tetapi berbasis syariah,” jelas Eko pada InfobankTalkNews dengan tema ‘Tantangan Pengelolaan Dana Syariah Oleh Lembaga Negara’ Jumat, 12 November 2021.

Setelah proses awal dan pengelolaan, BP Tapera juga menjamin bahwa penyaluran dana akan berbasis pilihan peserta. Penyaluran dana tersebut terbagi menjadi Dana Cadangan, Dana Pemupukan, dan Dana Pemanfaatan.

Jika peserta memilih cara syariah, Dana Cadangan akan dialokasikan pada deposito-deposito syariah. Begitu pula dengan Dana Pemupukan yang dikelola oleh 7 Manajer Investasi yang akan memilih instrumen-instrumen syariah.

Sementara itu, Dana Pemanfaatan juga akan dialokasikan pada efek dan deposito yang berbasis syariah. Dengan kata lain, BP Tapera menjamin proses keseluruhan dari pengelolaan dana akan sesuai dengan pilihan para peserta sejak awal, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan pengelolaan dana. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Bos BRI Kasih Bocoran Besaran Dividen Tahun Buku 2025

Poin Penting BRI membuka peluang rasio dividen 2025 lebih tinggi, didukung CAR kuat di level… Read More

12 mins ago

Grab Borong Saham Superbank Rp285,5 Miliar, Kepemilikan Jadi 15,04 Persen

Poin Penting Grab melalui A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) sebanyak 253,91 juta saham… Read More

24 mins ago

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

1 hour ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

1 hour ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

2 hours ago