Ilustrasi: Hemat anggaran APBN dan APBD. (Foto: istimewa)
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp1,3 miliar dari Muhammad Aufar Hutapea (MAH), mantan suami aktris Olla Ramlan.
Penyitaan tersebut merupakan bagian dari pengusutan kasus dugaan gratifikasi dalam proyek pengadaan katalis di PT Pertamina (Persero) pada 2012–2014.
“Dalam penyidikan perkara ini, penyidik juga telah menyita uang senilai Rp1,3 miliar dari MAH selaku pihak swasta, atau developer pembangunan apartemen,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dilansir ANTARA, Kamis, 17 Juli 2025.
Baca juga: Intip Kekayaan Riza Chalid, Raja Minyak Tersangka Kasus Korupsi Pertamina
Budi mengungkapkan, uang tersebut berasal dari tersangka Gunardi Wantjik (GW), Direktur PT Melanton Pratama, yang diketahui melakukan pembelian apartemen kepada MAH.
“Sumber uang diketahui dari tersangka GW yang melakukan pembelian apartemen kepada MAH,” jelasnya.
Kasus ini pertama kali diumumkan KPK pada 6 November 2023, saat lembaga antirasuah itu menyampaikan adanya penyidikan dugaan gratifikasi dalam proses tender pengadaan katalis. Saat itu, identitas para tersangka belum diungkap ke publik.
Namun pada 17 Juli 2025, KPK menetapkan empat tersangka dalam perkara tersebut. Mereka adalah GW; pegawai pada PT Melanton Pratama, Frederick Aldo Gunardi (FAG); Direktur Pengolahan Pertamina saat itu, Chrisna Damayanto (CD); dan Alvin Pradipta Adiyota sebagai pihak swasta.
Baca juga: Gratifikasi di Proyek Pertamina, KPK Tetapkan Petinggi dan Pihak Swasta sebagai Tersangka
Dalam penyelidikan awal, KPK menyebut nilai dugaan gratifikasi dalam kasus ini mencapai belasan miliar rupiah. Hingga kini, penyidikan masih berlangsung untuk menelusuri lebih jauh keterlibatan pihak-pihak lain. (*)
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More