Moneter dan Fiskal

Aliran Modal Asing Rp1,78 Triliun Keluar dari RI di Pekan Terakhir November 2024

Jakarta – Bank Indonesia (BI) melaporkan adanya aliran modal asing keluar atau capital outflow senilai Rp1,78 triliun pada pekan keempat November 2024.

Berdasarkan data transaksi BI untuk periode 25-28 November 2024, nonresiden tercatat melakukan jual neto di pasar keuangan domestik dengan nilai tersebut.

Aliran modal asing di minggu keempat November 2024, mencatatkan aliran modal asing keluar di pasar saham dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

“Terdiri dari jual neto Rp2,01 triliun di pasar saham, beli neto Rp1,89 triliun di SBN, serta jual neto Rp1,66 triliun di SRBI,” ungkap Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resminya.

Baca juga: Rp981 Triliun Uang Judi Online Mengalir ke Luar Negeri, Komdigi Lakukan Ini

Sementara itu, premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun naik ke level 74,53 bps per 28 November 2024, dibandingkan dengan 73,13 bps per 22 November 2024.

Dengan demikian, selama tahun 2024, berdasarkan data setelmen sampai dengan 28 November 2024, nonresiden beli neto Rp24,65 triliun di pasar saham, Rp29,17 triliun di pasar SBN, dan Rp184,85 triliun di SRBI.

Selain itu, BI juga melaporkan perkembangan nilai tukar 25 sampai 28 November 2024. Tercatat, nilai tukar per Kamis, 28 November 2024, rupiah ditutup di level (bid) Rp15.865 per dolar AS, dan dibuka pada level (bid) Rp15.845 per dolar AS pada Jumat, 29 November 2024.

Baca juga: Pekan Kedua November, Aliran Modal Asing Keluar Indonesia Sentuh Rp7,42 Triliun

Di pasar obligasi, yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun naik ke 6,904 persen pada Kamis, 28 November 2024, dan turun ke 6,88 persen pada Jumat, 29 November 2024.

Sementara itu, indeks dolar (DXY) melemah ke level 106,05, dan yield US Treasury (UST) tenor 10 tahun turun ke level 4,263 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

3 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

3 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

5 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

15 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

15 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

18 hours ago