Moneter dan Fiskal

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp0,24 Triliun di Pekan Ketiga Desember 2025

Poin Penting

  • Modal asing masuk Rp0,24 triliun ke Indonesia pada pekan ketiga Desember 2025, terutama ke pasar saham dan SRBI.
  • Risiko investasi menurun, CDS Indonesia 5 tahun turun ke 69,80 bps.
  • Rupiah relatif stabil, yield SBN turun, dengan rupiah bertahan di Rp16.710 per dolar AS dan yield SBN 10 tahun ke 6,12 persen.

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk (capital inflow) ke Indonesia sebesar Rp0,24 triliun pada pekan ketiga Desember 2025.

Berdasarkan data transaksi yang dihimpun BI untuk periode 15 hingga 18 Desember 2025, nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat melakukan beli neto Rp0,24 triliun.

Pada pekan ketiga Desember 2025, aliran modal asing masuk tercatat terjadi di pasar saham dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Sementara itu, pasar Surat Berharga Negara (SBN) mencatatkan aliran modal keluar.

“Terdiri dari beli neto sebesar Rp0,60 triliun di pasar saham, dan Rp0,26 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), serta jual neto sebesar Rp0,62 triliun di pasar SBN,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resminya.

Baca juga: Aliran Modal Asing Keluar RI Rp0,13 Triliun di Pertengahan Desember 2025

Sementara itu, premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun turun ke level 69,80 bps per 18 Desember 2025, dibandingkan dengan 71,22 bps per 12 Desember 2025.

Akumulasi Aliran Modal Asing Selama 2025

Dengan demikian, sepanjang 2025, berdasarkan data setelmen hingga 18 Desember 2025, nonresiden tercatat melakukan jual neto sebesar Rp25,04 triliun di pasar saham, Rp2,00 triliun di pasar SBN, dan Rp112,39 triliun di SRBI.

Selain itu, BI juga melaporkan perkembangan nilai tukar rupiah pada periode 15 hingga 19  Desember 2025. Tercatat, nilai tukar rupiah pada Kamis, 18 Desember 2025, ditutup di level (bid) Rp16.710 per dolar AS dan dibuka pada level yang sama pada Jumat, 19 Desember 2025.

Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp16.714 per Dolar AS

Adapun yield SBN tenor 10 tahun turun ke level 6,14 persen pada Kamis, 18 Desember 2025, dan kembali turun ke level 6,12 persen pada Jumat, 19 Desember 2025.

Sementara itu, indeks dolar (DXY) menguat ke level 98,43, sedangkan yield UST (US Treasury) tenor 10 tahun turun ke level 4,122 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Pemenang Anugerah Jurnalistik & Foto BTN 2026

Dari 1.050 karya yang dikirimkan pada Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN 2026 terpilih 6 pemenang… Read More

3 mins ago

BNI Dorong Nasabah Kelola Keuangan Ramadan Lewat Fitur Insight di wondr

Poin Penting BNI dorong nasabah kelola pengeluaran Ramadan lewat fitur Insight di aplikasi wondr by… Read More

2 hours ago

SIG Gandeng Taiheiyo Cement Garap Bisnis Stabilisasi Tanah

Poin Penting SIG dan Taiheiyo Cement bekerja sama mengembangkan bisnis soil stabilization di Indonesia. Teknologi… Read More

2 hours ago

Bank Saqu Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri

Poin Penting Bank Saqu meluncurkan kampanye edukasi “Awas Hantu Cyber” untuk meningkatkan kewaspadaan nasabah dari… Read More

2 hours ago

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

9 hours ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

9 hours ago