Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Aliran dana investor asing tercatat kembali masuk ke Indonesia. Ini tercermin dari net foreign buy senilai Rp196,63 miliar pada perdagangan Selasa, 17 Juni 2025. Jika akumulasi secara year to date (ytd), net foreign buy telah mencapai Rp32,24 triliun.
Berdasarkan data Phillip Sekuritas Indonesia, ada lima saham yang paling banyak diborong oleh investor asing pada perdagangan pasar saham kemarin. Berikut rinciannya:
Baca juga: Konflik Israel-Iran Picu Gejolak Pasar, Saham-saham Ini Perlu Diperhatikan
Aksi net foreign sell tersebut sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di perdagangan kemarin (17/6) yang kembali ditutup pada zona hijau ke posisi 7.155,85 dari dibuka pada level 7.117,59 atau menguat 0,54 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 309 saham terkoreksi, 289 saham menguat, dan 209 tetap tidak berubah. Sebanyak 18,83 miliar saham diperdagangkan dengan 1,22 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp11,93 triliun.
Seluruh indeks dalam negeri juga menguat. Rinciannya, IDX30 naik 0,11 persen menjadi 414,22, Sri-Kehati meningkat 0,37 persen menjadi 366,80, LQ45 menguat 0,62 persen menjadi 794,99, dan JII naik 1,63 persen menjadi 497,85. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More