Ilustrasi - Laporan saham. (Foto: Pexels/Pixabay)
Jakarta – Aliran dana investor asing tercatat kembali masuk ke Indonesia, terlihat dari Net Foreign Buy pada perdagangan Selasa, 26 Agustus 2025, yang tercatat senilai Rp1,77 triliun.
Kali ini, masuknya dana investor asing tersebut didominasi oleh saham bahan baku dan sektor energi. Oleh karena itu, net foreign sell secara year-to-date (ytd) tercatat turun menjadi Rp34,87 triliun.
Baca juga: Net Buy Asing Kembali Tercatat Rp647,01 Miliar, Saham Bank Mendominasi
Hal itu tecermin dari lima saham terbanyak yang diborong oleh investor asing berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia, antara lain:
Baca juga: Net Sell Asing Tembus Rp46,68 Triliun, OJK Ungkap Penyebabnya
Berbanding terbalik dengan derasnya aliran dana asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin ditutup melemah 0,27 persen ke level 7.905,75 dari posisi 7.926,90.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 393 saham terkoreksi, 266 saham menguat, dan 145 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 57,05 miliar saham diperdagangkan dengan 2,36 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp43,07 triliun.
Baca juga: IHSG Berbalik Ditutup Melemah ke Level 7.905
Baca juga: IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,23 Persen ke Posisi 7.923
Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Tidak hanya itu, seluruh indeks dalam negeri juga mengalami pergerakan yang melemah, dengan IDX30 turun 1,14 persen menjadi 423,73, LQ45 merosot 1,36 persen menjadi 817,61, Sri-Kehati melemah 0,93 persen menjadi 380,14, dan JII turun 1,75 persen menjadi 530,05. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More