Aliran Dana Asing Kembali Keluar Rp231 Miliar, Ini 5 Saham yang Paling Banyak Dijual

Jakarta – Aliran dana asing yang keluar dari Indonesia atau net foreign sell untuk periode 12 Februari 2025 tercatat sebanyak Rp231 miliar. Secara year-to-date (ytd), dana asing yang telah keluar mencapai Rp9,49 triliun.

Berdasarkan hal tersebut, Stockbit mencatat lima saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing dalam perdagangan kemarin antara lain:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp213,98 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp164,17 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp135,94 miliar
  • PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP): Rp32,83 miliar
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp32,11 miliar.

Baca juga: Aliran Dana Asing Lanjutkan Tren Apresiasi Rupiah

Meskipun terjadi arus keluar dana asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, 12 Februari 2025, tetap ditutup menguat 1,74 persen ke level 6.645,77, setelah sebelumnya dibuka di level 6.531,99.

Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 212 saham mengalami koreksi, 367 saham menguat, dan 217 saham tetap tidak berubah.

Selain itu, total volume perdagangan mencapai 16,69 miliar saham dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,09 juta kali. Nilai transaksi keseluruhan menembus Rp10,93 triliun.

Baca juga: BI: Outflow Berkurang, Aliran Dana Asing Mulai Masuk Lewat SBN

Adapun seluruh indeks dalam negeri turut bergerak menguat, dengan IDX30 naik 1,70 persen menjadi 401,30, LQ45 menguat 1,87 persen menjadi 776,31, Sri-Kehati meningkat 2,22 persen menjadi 351,75, dan JII naik 3,28 persen menjadi 442,92. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

24 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

1 hour ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

2 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

3 hours ago