Poin Penting
Jakarta – PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui anak usahanya PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) pada pekan lalu mengumumkan rencana akuisisi strategis terhadap anak usaha PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), yakni PT J Resources Nusantara (JRN) dengan nilai transaksi sebesar USD540 juta.
DTN telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat untuk mengambil alih 99,99 persen saham PT Arafura Surya Alam (ASA) milik JRN.
Investor Relation Head UNTR, Ari Setiyawan, mengatakan mengatakan alasan dari aksi korporasi tersebut adalah untuk menyeimbangkan portfolio perseroan, khususnya yang berfokus pada ekspansi di sektor mineral yang sejalan dengan strategi diversifikasi UNTR.
Baca juga: United Tractors (UNTR) Mau Bagikan Dividen Interim Rp2,42 Triliun, Simak Jadwalnya
“Tambang ASA ini sebenarnya statusnya belum field. Jadi harapannya setelah kita akusisi nanti, kita bangun atau kita redesign infrastrukturnya dan kita rencana bangun proses implementnya, harapannya bisa produksi emas dan menambah portfolio kita di bisnis emas,” ucap Ari dalam Workshop Wartawan UT Group di Jakarta, 25 September 2025.
Nantinya, kata Ari, ASA akan mengoperasikan tambang emas di Blok Doup mulai tahun 2028. Adapun produksinya diharapkan mencapai sekitar 140-155 ribu ons.
Aksi akuisisi tersebut ditargetkan rampung pada 23 Desember 2025 atau pada waktu lain yang disepakati oleh masing-masing pihak.
Baca juga: Ekspansi ke Indonesia, Perusahaan Belanda Ini Fasilitasi Proses Merger hingga Akuisisi
Saat ini UNTR telah memiliki dua tambang emas, salah satunya berlokasi di Martabe, Sumatera Utara yang memiliki kapasitas produksi sebanyak 220-230 ribu ons per tahunnya.
Sementara itu, untuk tambang emas di Sumbawa Juta Raya, Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun ini diperkirakan mampu memproduksi sekitar 18 ribu ons. Meski demikian, UNTR akan terus mendorong optimalisasi produksi mencapai 35-40 ons per tahun. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More
Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More
Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More
Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More
Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More