Properti

Alasan Kawasan Komersial Maggiore Paramount Land Diserbu Investor

Poin Penting

  • Kawasan komersial Maggiore mencatat serapan pasar sangat tinggi hingga oversubscribed, didorong lokasi strategis, aksesibilitas, dan unique selling point di setiap area.
  • Komitmen Paramount Land menghadirkan anchor tenant berkualitas serta desain premium membuat Maggiore Signature East terjual habis dalam waktu singkat.
  • Rekor penjualan beruntun di Maggiore menegaskan kawasan ini berkembang menjadi destinasi bisnis dan lifestyle berskala regional.

Jakarta – Pengembang properti yang menjadi property arm dari Paramount Enterprise, yakni Paramount Land mengungkapkan keberhasilan kawasan komersial Maggiore menarik pembeli dan investor tidak lepas dari berbagai faktor. Mulai dari lokasi strategis, konsep, hingga komitmen menghadirkan anchor tenant.

Chrissandy Dave, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, mengungkapkan, kawasan Maggiore menawarkan keunggulan yang berbeda dibandingkan kawasan komersial lainnya. Setiap area komersial di kawasan ini selalu memiliki unique selling point. Itu menjadi salah satu faktor yang menyebabkan serapan pasar sangat tinggi, bahkan oversubcribed.

Popularitas kawasan ini memang tidak lepas juga dari lokasi yang strategis dan terbukanya akses dari berbagai arah.

Maggiore dikelilingi tiga pengembang besar, terhubung langsung dengan akses Gading Serpong dan BSD City, serta memiliki captive market besar dari hunian premium di sekitarnya.

“Daya tarik kawasan ini semakin diperkuat oleh komitmen Paramount Gading Serpong dalam menghadirkan anchor tenant terbaik dari berbagai kategori bisnis, yang menjadi magnet bagi pengunjung, pebisnis, hingga investor,” jelas Dave dalam keterangan resmi, Sabtu, 29 November 2025.

Baca juga: Kredit Properti Capai Rp1.471,9 Triliun di Oktober 2025, Tumbuh 5 Persen

Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design Paramount Land, menambahkan, tingginya minat pembeli membuat semua unit Maggiore Signature East sold out.Ini sekaligus membukitkan bagaimana kualitas desain, lokasi, dan integrasi kawasan Maggiore bisa diterima pasar dengan baik.

Penjualan ini juga membuktikan tingginya permintaan terhadap ruang komersial yang menawarkan keseimbangan antara desain arsitektur berkelas, kenyamanan pengunjung, serta potensi bisnis yang kuat,” tambahnya.

Maggiore Signature East dirancang dengan double facade, koridor terbuka, dan area alfresco yang bisa mendukung berbagai konsep usaha. Proyek ini mengusung gaya American Classic dengan warna netral putih dan cokelat, selaras dengan desain hunian premium Matera Signature dan Matera Residences tepat di seberangnya.

Berbeda dari area komersial Paramount Gading Serpong lain yang vibrant, Maggiore Signature East menampilkan konsep modern, mewah, dan elegan. Area komersial ini ditawarkan dalam tiga tipe unit, yakni Alfresco Terrace with Lakeside View, Double Facade, dan Regular.

Kehadiran Maggiore Signature East menambah nilai kawasan premium Matera sekaligus kawasan komersial Maggiore, yang terus bertransformasi dan berkembang, mengisi potensi pasar komersial terintegrasi yang masih sangat besar di Gading Serpong.

Baca juga: Pasar Properti RI Diproyeksi Tumbuh Stabil, Berikut Pendorongnya

Maggiore Signature East @Paramount Gading Serpong dari Paramount Land memang sudah sold out dalam waktu singkat. Pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa kawasan Maggiore berkembang menjadi destinasi bisnis, kuliner, dan gaya hidup berskala regional serta bisa menjadi pilihan investasi jangka panjang, didukung pertumbuhan nilai dan prospek investasi yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Keberhasilan proyek ini juga melanjutkan pencapaian proyek lain di kawasan Maggiore, bermula dari Maggiore Square, Maggiore Junction, Maggiore Grande, hingga Maggiore Business Loft, yang berhasil mencetak rekor penjualan.

Memasuki akhir 2025, Maggiore kembali memecahkan rekor melalui terjual habisnya Maggiore Fresh Market, lalu disusul soldout-nya semua unit Maggiore Signature East. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

12 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

19 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago