Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan alasan penunjukkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) menggantikan Mahfud MD yang mengundurkan diri pada Kamis, 1 Februari 2024.
Salah satu alasan Jokowi menunjuk Tito karena dinilai syarat pengalaman selama menjalankan tugasnya di sejumlah institusi pemerintahan.
“Pak Tito karena juga punya pengalaman dulu di BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), dulu di Kapolri, sekarang di Mendagri. Saya kira untuk memegang di Menko Polhukam juga tidak ada masalah,” ujar Jokowi dilansir laman presidenri.go.id, Minggu 4 Februari 2024.
Baca juga: Media Asing Soroti Pengunduran Diri Mahfud MD, Sri Mulyani Juga Disebut Segera Menyusul
Sebelumnya, Jokowi telah menekan surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 20/P Tahun 2024 yang berisi pemberhentian dengan hormat Mahfud Md sebagai Menko Polhukam dan penunjukan Tito Karnavian sebagai Pelaksana Tugas Menko Polhukam. Surat tersebut ditandatangani di Jakarta pada Jumat (02/02) kemarin.
Lebih lanjut, eks Wali Kota Solo itu menjelaskan bahwa dirinya belum menentukan pengganti definitif untuk mengisi jabatan Menko Polhukam. Jokowi menekankan bahwa yang terpenting adalah organisasi bisa berjalan dengan baik.
Baca juga: Bikin Iri! Segini Gaji Mahfud MD Jika Mundur dari Jabatan Menko Polhukam
“Ya nanti dilihat lah, kita ini yang penting organisasi berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Jokowi pun menyebut bahwa penetapan Menko Polhukam definitif akan dilakukan sesegera mungkin dan akan diisi oleh figur dari nonpartai politik.
“Secepatnya. Dari non-(parpol),” tutupnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More