Keuangan

Alasan di Balik Agresifnya MUFG Akuisisi Multifinance di RI

Jakarta – Raksasa keuangan asal Jepang, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) menjadi salah satu investor paling agresif di industri pembiayaan (multifinance) Indonesia. Induk usaha Bank Danamon Indonesia ini sudah menuntaskan akuisisi Home Credit Indonesia lewat Krungsri dan Adira Dinamika Multifinance (Adira Finance), dan sekarang sedang dalam proses mengambil alih Mandala Multifinance (Mandala Finance), yang diperkirakan tuntas di awal 2024.

MUFG melihat Indonesia sebagai salah satu pasar utama di Asia Tenggara. Kawasan ini sendiri menjadi penggerak perekonomian global dalam beberapa tahun belakangan. Dengan jumlah penduduk yang besar dan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan, wajar saja bila banyak investor asing yang tertarik berinvestasi.

Baca juga: MUFG Guyur Pinjaman USD404 Juta untuk Dua Proyek Data Center EdgeConneX

Di lain sisi, penuaan dan penyusutan populasi penduduk di Jepang membuat perusahaan-perusahaan terus berupaya mencari peluang pertumbuhan di luar negeri. Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar di kawasan ASEAN, tentu menjadi salah satu tujuan utama investor, termasuk MUFG.

Salah satu sektor yang tumbuh pesat di Indonesia adalah otomotif. Maka itu, MUFG berkeinginan menjangkau semua lini bisnis di ekosistem otomotif Indonesia. Misalnya di hulu, menggarap transaksi perbankan ataupun kredit dengan produsen mobil, terutama yang terafiliasi Jepang, hingga ke hilir dengan menyediakan pembiayaan mobil bagi konsumen.

“MUFG sudah memanfaatkan pertumbuhan pasar pembiayaan otomotif di Indonesia melalui kemitraan strategis Bank Danamon dan anak usahanya, Adira Finance. Sejak akuisisi strategis kami atas Bank Danamon serta perusahaan pembiayaan Mandala Finance, kami membangun kemitraan kolaborit yang kuat dengan semua pihak, termasuk Adira Finance, dari sisi cakupan wilayah dan lini produk. Kami yakin strategi ini akan memperkuat positioning kami di pasar pembiayaan otomotif Indonesia,” ujar pihak MUFG menjawab pertanyaan Infobank.

MUFG akan terus mendukung MUFG Jakarta Branch yang sudah beroperasi di Indonesia lebih dari 50 tahun dan Bank Danamon untuk terus memperkuat kehadirannya di Indonesia. Konglomerasi keuangan ini pun tidak menutup kemungkinan untuk terus menambah portofolio bisnisnya di Indonesia, baik melalui pertumbuhan organik maupun menjalin kemitraan strategis ataupun akusisi.

Baca juga: MUFG Bank dan ADMF Akuisisi Mandala Finance Rp7,04 T

Sebagai informasi, multifinance terafiliasi investor asal Jepang, baik secara langsung maupun tidak langsung menggenggam pangsa yang cukup besar di Indonesia. Biro Riset Infobank (birl) mencatat, pada 2022 paling tidak ada 29 perusahaan yang terafiliasi investor Jepang. Ke-29 perusahaan itu menggenggam sekitar 40 persen pangsa aset industri multifinance Indonesia. Hitungan itu sudah memasukan Home Credit Indonesia dan Mandala Finance.

Sedangkan dari sisi pembiayaan, porsinya mencapai 40,48 persen dari total pembiayaan industri yang mencapai Rp412,41 triliun. Lalu dari sisi laba, pangsa multifinance terafiliasi Jepang mencapai 26,82 persen. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

4 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

5 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

5 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

6 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

7 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

7 hours ago