Keuangan

Akulaku Finance Raih Pendanaan Rp150 Miliar dari Bank Shinhan Indonesia

Jakarta – PT Akulaku Finance Indonesia menjalin kerja sama fasilitas pendanaan ke nasabah akhir melalui skema channeling senilai Rp150 miliar dengan PT Bank Shinhan Indonesia.

Pembiayaan ini bertujuan untuk membantu ekspansi penyaluran pembiayaan produk buy now pay later dari Akulaku Finance Indonesia bagi masyarakat luas.

Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangor, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah krusial untuk terus meningkatkan aksesibilitas layanan pembiayaan digital bagi masyarakat luas.

“Kami percaya bahwa kerjasama ini akan memberikan dampak positif bagi lebih banyak individu yang membutuhkan solusi pembiayaan alternatif. Dengan dukungan dari Bank Shinhan Indonesia, kami semakin siap memperluas jangkauan layanan yang kami hadirkan,” ujar Perry dikutip 25 Maret 2025.

Baca juga: Akulaku Pede Hadapi Persaingan dengan Bank di Industri Paylater, Ini Strateginya

Sementara itu, Presiden Direktur PT Bank Shinhan Indonesia, Koo Hyunghoe, menyampaikan bahwa kerjasama ini selaras dengan misi Bank Shinhan Indonesia dalam meningkatkan efisiensi layanan perbankan hingga ke nasabah akhir sekaligus mendukung pertumbuhan industri keuangan digital di Indonesia.

“Kami melihat potensi besar dalam ekosistem pembiayaan digital yang dikembangkan oleh Akulaku Finance Indonesia. Sebagai lembaga jasa keuangan yang berorientasi pada inovasi, kami ingin turut serta dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia melalui kerjasama strategis ini,” kata Koo Hyunghoe.

Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat transformasi layanan pembiayaan digital di Indonesia serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pembiayaan digital yang mudah dan efisien.

Senada dengan pernyataan di atas Group Head Retail Banking Bank Shinhan Indonesia, Candra Wijaya mengutarakan bahwa kerjasama dengan Akulaku sebagai salah satu pionir buy now pay later di Indonesia adalah merupakan salah satu langkah strategis dari Bank Shinhan Indonesia dalam memperkuat bisnis serta pertumbuhan kredit retail di tahun ini.

Baca juga: Jelang Lebaran Permintaan Paylater dan Pindar Melonjak, Celios Wanti-wanti Kredit Macet

Sebagai bagian dari ekosistem Akulaku Group, PT Akulaku Finance Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara itu, PT Bank Shinhan Indonesia merupakan bagian dari Shinhan Financial Group, salah satu institusi keuangan terbesar di Korea Selatan.

Bank ini terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan berkomitmen dalam mendukung ekosistem keuangan digital di Indonesia melalui berbagai inisiatif strategis. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Viral Ribuan Motor Listrik untuk Operasional MBG, Purbaya: Tahun Lalu Kita Tolak!

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More

4 mins ago

Kredit Amar Bank Melesat 35 Persen di 2025, Dorong Pertumbuhan Laba

Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More

2 hours ago

Pergeseran Gaji PPL ke Bank Himbara, “Membunuh” BPD Secara Sistemik

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank INDONESIA sedang berputar hebat. Dalam politik ekonomi perbankan… Read More

3 hours ago

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini (8/4) Kompak Naik, Cek Rinciannya

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak naik pada 8 April 2026, melanjutkan rebound setelah… Read More

3 hours ago

IHSG Dibuka Melesat 2,49 Persen ke Level 7.144

Poin Penting IHSG dibuka naik 2,49 persen ke level 7.144,38 dari 6.971,02 pada awal perdagangan… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat di Level Rp16.981 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah menguat 0,72 persen ke Rp16.981 per dolar AS pada pembukaan perdagangan, dari… Read More

3 hours ago