Analisis

Akulaku Finance Dinobatkan Multifinance Paling Unggul di Ajang Infobank Digital Brand Awards 2025

Jakarta – PT Akulaku Finance Indonesia atau Akulaku berhasil meraih penghargaan “The Best Multifinace 2025 di kategori dengan asset Rp500 miliar hingga kurang dari Rp1 triliun.

Penghargaan diberikan kepada Presiden Direktur Akulaku, Perry Barman Selangor oleh Majalah Infobank dan Isentia (perusahaan media monitoring asal Australia). Pemberian penghargaan dilangsungkan dalam ajang “14th Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2025” di Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis, 20 Maret 2025.

Akulaku menjadi salah satu pelopor utama dalam revolusi keuangan di era digital. Dengan platformnya yang inovatif, Akulaku telah menjadi kekuatan yang mengubah lanskap keuangan di banyak negara.

Baca juga: Akulaku Finance Raih Pendanaan Rp150 Miliar dari Bank Shinhan Indonesia

Akulaku telah mempermudah akses keuangan dengan menghadirkan platform layanan keuangan, mulai dari pinjaman, cicilan, hingga pembayaran online.

Platform ini telah dikenal luas, membuka pintu bagi masyarakat yang sebelumnya sulit untuk mendapatkan akses ke layanan keuangan tradisional. Tanpa perlu jaminan fisik atau prosedur yang rumit, Akulaku memungkinkan pengguna untuk mengakses dana dengan cepat dan mudah.

Demikian dengan fleksibilitas dalam pembayaran. Salah satu fitur terkemuka dari Akulaku adalah kemampuannya untuk menyediakan opsi pembayaran yang fleksibel. Dengan menawarkan cicilan tanpa kartu kredit, Akulaku memungkinkan pengguna untuk melakukan pembelian besar dengan pembayaran yang terjangkau.

Konsumen dapat mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan tanpa harus membayar sejumlah besar uang secara langsung.

Baca juga: Akulaku Pede Hadapi Persaingan dengan Bank di Industri Paylater, Ini Strateginya

Sementara keamanan dan perlindungan konsumen keamanan dan perlindungan konsumen menjadi prioritas utama bagi Akulaku. Perusahaan keuangan digital ini menggunakan teknologi enkripsi terkini untuk melindungi data pengguna dan transaksi keuangan.

Selain itu, mereka juga menawarkan jaminan perlindungan konsumen untuk memastikan bahwa pengguna merasa aman dan terlindungi saat menggunakan platform digitalnya. Kini, Akulaku telah memperluas jangkauannya secara global.

Akulaku telah memasuki pasar di berbagai negara Asia Tenggara dan terus memperluas jejaknya ke pasar-pasar baru. Langkah ini membantu masyarakat di berbagai belahan dunia untuk mengakses layanan keuangan yang sebelumnya sulit dijangkau.

Baca juga: Akulaku Targetkan Pembiayaan Baru Senilai Rp9,1 T di 2025

Selain itu, Akulaku terus mengembangkan inovasi baru untuk memenuhi kebutuhan pengguna mereka, baik dari fitur pembayaran tagihan hingga program loyalitas yang menguntungkan. Perusahaan terus berusaha meningkatkan pengalaman pengguna mereka dan memperluas layanan yang mereka tawarkan.

Perlu diketahui, dalam penilaian yang dilakukan Infobank dan Isentia, metodologi yang digunakan dalam riset ini menggunakan delapan tahapan yang berpusat pada channel media sosial dalam melakukan penilaian terhadap corporate brand dan product brand.

Kedelapan tahapan itu yakni, menentukan kategori, meriset brand dan kata kunci, memilih channel medsos, men-generate data dari medsos, menentukan sentimen, pengambilan data, menghitung indeks, dan menentukan hasil tiga teratas (top three).

“Sistem pemrosesan multibahasa yang digunakan Isentia mampu mengekstraksi data dan mengkategorikan sentimen dalam lima kategori: sangat positif, positif, netral, negatif, dan sangat negatif,” ujar Russ Horell, Chief Revenue Officer (CRO) Asia Pacific Isentia, saat memberikan pemaparan.

Baca juga: Akulaku Finance Salurkan Pembiayaan Rp4 Triliun

Data yang telah dikategorikan kemudian disimpan dalam Dashboard I-Social Isentia, yang kemudian dianalisis menggunakan algoritma Isentia untuk menghasilkan statistik, tren, indeks,dan laporan visual seperti grafik dan pemetaan dengan representasi warna yang berbeda-beda.

Menurut Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto, riset digital brand dilakukan untuk meningkatkan kesadaran terkait strategi branding baru yang perlu dilakukan di era digital. Saat ini, interaksi digital memiliki pengaruh besar terhadap persepsi konsumen.

“Reputasi online sebuah perusahaan bisa menjadi penentu kesuksesan maupun kegagalan. Media online memainkan peran penting sebagai sumber data yang sangat besar dan kuat. Media sosial juga dapat digunakan sebagai saluran layanan pelanggan yang interaktif,” ujar Eko B. Supriyanto, saat memberikan sambutan.

Acara “14th Infobank-Isentia Digital Brand Award 2025” didahului dengan Sharing From Visionary Leaders bertajuk “Business Vision in Global Divergences” dengan menghadirkan pembicara Ridha D.M. Wirakusumah, Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority. Selain memberikan penghargaan kepada 88 institsi, Infobank dan Isentia juga memberikan penghargaan “CEO in Digital Brand 2025” kepada 8 CEO”.

Acara yang bisa disaksikan secara live melalui InfobankTV Channel Youtube ini terselenggara berkat dukungan para sponsor antara lain, Livin by Mandiri, Kopra by Mandiri, PNM, Akulaku Finance, HSBC, Bank of China, KB Bank, BSI, WOM Finance, Bank Jatim, SMI, Jasa Raharja, Mandiri Utama Finance, AlloBank, BPJS Kesehatan, Asuransi Tugu, Bank Mayapada, Bank Jasa Jakarta, BTN, Askrindo, Bank Banten, Hanwa Life, IndonesiaRe, Nanabank Syariah, Bank DKI, Bank Jateng, Syailendra, Indonesia Eximbank, Zurich, Avrist, BTPN, Pertalife, Maybank, Adira Finance, Bank CIMB Niaga, Asuransi JMA Syariah, Bank Muamalat, MNC Bank, BCA Syariah, Bank Riau Kepri Syariah,dan Sucofindo. (*)

Editor: Yulian Saputra

Yulian Saputra

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

1 hour ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

3 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

7 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

7 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

7 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

7 hours ago