Mandiri Siap Terbitkan Obligasi Sebesar Rp3 Triliun
Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan plafond pembiayaan khusus dalam rangka akusisi Value Chain Rekanan PP Urban dengan total limit sebesar Rp200 miliar. Rencananya, pembiayaan ini dimaksudkan untuk memperkuat likuiditas serta mendorong percepatan pelaksanaan proyek-proyek pembangunan perumahan.
Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengatakan, dukungan pembiayaan ini diharap dapat memberikan kepastian dan kenyamanan kepada Value Chain rekanan PP Urban sehingga dapat mendukung pertumbuhan pembangunan infrastruktur perumahan di Indonesia sesuai fokus pemerintah saat ini.
“Ini menjadi bukti sinergi strategis yang bisa dilakukan BUMN, baik dengan perusahaan induk atau holding maupun anak usaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” ujar Donsuwan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 26 September 2018.
Ke depan, kata dia, Bank Mandiri akan terus bersinergi dengan PP URBAN dan group Usaha PT PP untuk mensosialisasikan fasilitas ini ke rekanan PP URBAN yang direkomendasikan. Langkah ini menjadi realisasi komitmen perseroan untuk memakmurkan negeri, tidak hanya level korporasi namun juga level usaha kecil dan menengah.
Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, skema pembiayaan seperti ini diharapkan dapat diimplementasikan kepada akuisisi value chain perusahaan group usaha BUMN lainnya yang telah bekerjasama dengan Bank Mandiri dalam rangka meningkatkan sinergi BUMN yang lebih baik yang sesuai dengan semboyan Bank Mandiri yakni memakmurkan negeri.
Sementara itu, SVP SME Banking Bank Mandiri Anton Herdianto menambahkan, bahwa hingga saat ini terdapat 88 value chain rekanan PP URBAN yang menjadi potensi akuisisi segment SME (Small Medium Enterprise) di Bank Mandiri dan akan bertambah seiring dengan projek-projek yang diperoleh oleh PP Urban.
Penandatanganan Perjanjian Kredit untuk Value Chain Rekanan PP Urban ini merupakan perluasan kerjasama antara Mandiri dengan PP Urban, yakni dari yang sebelumnya berupa fasilitas pembiayaan kepada PP Urban, menjadi tahap lanjutan berupa solusi pembiayaan kepada value chain rekanan PP Urban dalam rangka mendukung fokus strategi Mandiri khususnya di sektor infrastruktur. (*)
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More