Jakarta – PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) pada hari ini (13/9) mengumumkan bahwa telah berhasil menyelesaikan investasi strategis di PT Tripar Multivision Tbk (RAAM). Aksi akuisisi tersebut diyakini MSIN terhadap masa depan industri hiburan dan menjadi langkah perluasan operasi di pasar Indonesia.
Dalam keterbukaan informasi BEI, MSIN berharap bersama dengan RAAM dapat mengeksplorasi peluang baru, meningkatkan sinergi, dan terus memberikan pengalaman hiburan yang tak tertandingi kepada pemirsa lokal dan internasional.
Selain itu terdapat lima kolaborasi atau sinergi strategis yang bakal dilakukan keduanya pasca akuisisi, antara lain:
Adapun, MSIN berada dalam industri konten dan hiburan digital, memiliki portofolio konten yang kuat, mencakup berbagai genre termasuk drama, infotainment, reality show, dan animasi. Serta dikenal karena produksi konten FTA-nya yang produktif, MSIN juga membuat langkah signifikan dalam memproduksi film sinematik dan produksi orisinil untuk platform OTT.
Baca juga: Diisukan Mau Diakuisisi Maybank, Begini Tanggapan Bos JMA Syariah
Dalam bisnis digitalnya, Perseroan telah menyederhanakan operasi portal onlinenya, yang secara kolektif menarik sekitar 40,8 juta pengguna aktif bulanan (MAU), di bawah iNews Media Group untuk meningkatkan sinergi dan efektivitas di antara seluruh unit usaha MNC Media & Entertainment.
Perseroan mengoperasikan dua aplikasi OTT superapp, RCTI+ (AVOD) dan Vision+ (SVOD), yang secara kolektif memiliki lebih dari 110 juta pengguna aktif bulanan dengan lebih dari 2,8 juta pelanggan berbayar. Dengan dimulainya EURO 2024 pada akhir Juni hingga Juli, performa ini akan meningkat secara signifikan dalam waktu dekat.
Sementara dari sisi RAAM, memiliki keunggulan dalam menciptakan karya sinematik yang memikat penonton di seluruh negeri, RAAM juga menciptakan serial web yang menarik dan konten drama untuk FTA TV, dan terus membuat terobosan baru dalam industri media, yang merupakan keunggulannya dalam produksi hiburan Indonesia. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More
Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More
Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More
Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More
Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More