“OJK sudah ajukan akuisisi, nanti merger (dengan Bank Andara) ajukan lagi. Step seperti itu. Baru merger,” tutur Hendra Lie.
Tahun lalu, kinerja perseroan membukukan laba bersih Rp13,08 miliar. Perolehan laba ditopang oleh kinerja perkreditan yang meningkat 17,20 persen dari Rp1,14 triliun di akhir 2015, menjadi Rp1,33 triliun per akhir 2016.
Baca juga: Bank Dinar Incar Pertumbuhan Kredit 16%
Dari sisi pendanaan, total dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 9,80 persen atau bertambah Rp144,20 miliar dari posisi akhir 2015, menjadi Rp1,62 triliun. Di sisi aset, meningkat 11,46 persen dari Rp2,07 triliun pada akhir tahun 2015, menjadi Rp2,31 triliun di akhir tahun 2016. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More