Keuangan

Aksi Askrindo Peduli Lingkungan

Jakarta – Dalam rangka memperingati HUT BUMN Bersama, dan HUT PT Askrindo (Persero) yang ke-48 dilaksanakan kegiatan peduli lingkungan bersama di wilayah Kelurahan Kwitang. Kegiatan ini pada dasarnya merupakan aksi bersama dari pihak kelurahan kwitang yang menjalankan “program Kampung Kota Bersama” dan PT Askrindo dengan program Bersih Sungai Ciliwung.

Pihak Kelurahan melalui kegiatan mempercantik kampung berusaha menjadikan kampung-kampung di wilayahnya menjadi bersih. Di lain pihak, Askrindo dengan Program Bersih Sungai Ciliwung berusaha mengedukasi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk tidak membuang sampah ke kali melalui kegiatan literasi bersih sungai.

Direktur SDM dan Umum Askrindo, Firman Berahima mengatakan, bahwa Program Literasi tentang kebersihan dan kelestarian Sungai Ciliwung merupakan program CSR berkelanjutan dibidang lingkungan dari Askrindo yang sudah berjalan setahun belakangan ini.

“Kegiatan literasi ini kita lakukan di setiap bulannya dengan bekerjasama dengan salah satu komunitas pencinta Ciliwung yaitu Yayasan Lintas Sungai Abadi atau Yalisa yang bertujuan mengedukasi masyarakat bantaran sungai, khususnya Sungai Ciliwung dan program ini telah berjalan selama setahun,” ujar Firman dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 23 Maret 2019.

Bersama dengan kegiatan peduli lingkungan, Askrindo juga menyelenggarakan Pasar Murah Sembako. Dalam paket sembako terdapat beras, gula, minyak goreng, ikan sarden, dan garam. Terdapat 10.000 paket sembako murah yang akan dijual kepada masyarakat ekonomi lemah yang tersebar di sejumlah wilayah yakni di Wilayah Jakarta, Bojong Gede, Bogor serta Semarang, dan Surabaya.

Firman melanjutkan, kegiatan ini juga bagian dari CSR serta wujud nyata Askrindo untuk hadir ditengah tengah masyarakat. Kegiatan sembako murah ini juga menjadi ajang sinergi Askrindo dengan BUMN lainnya. Dalam pengadaan Pangan Murah, Askrindo juga bersinergi dengan sejumlah BUMN antara lain Perum BULOG, PT RNI, PTPN III, PT PPI dan PT Garam. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

9 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

11 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

1 hour ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

2 hours ago