News Update

Akselerasi IA-CEPA Industri Otomotif, Pemerintah RI Fasilitasi MoU AUD 6 Juta

Jakarta – Bertempat di Kantor Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Sydney, Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, Y. Kristiarto Legowo, didampingi oleh Plt Konjen RI di Sydney, Atase Perdagangan KBRI di Canberra, dan Kepala ITPC Sydney menyaksikan penandatangan MoU antara Business Auto Solutions Pty Ltd (BAS) selaku Principal Distributor yang ditunjuk oleh PT Pertamina Lubricant dengan ASV Euro Car Parts Pty Ltd (ASV). 

MoU tersebut ditandatangani oleh CEO BAS, Christian Liadinata, dan CEO ASV, Vic Soghomonian. Turut menyaksikan penandatanganan MoU tersebut adalah Manajer Perwakilan Pertamina Lubricants di Australia, Taufiq Setyawan. 

“MoU senilai AUD 6 juta antara  BAS dan ASV ini merupakan awal yang bagus bagi Pertamina Lubricant untuk memasarkan produk Indonesia di pasar Australia secara lebih luas melalui jaringan BAS dan ASV,” kata Kasan Muchri, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 24 Maret 2021.

Dalam MoU ini, BAS menunjuk ASV sebagai Exclusive Distributor produk pelumas Pertamina untuk segmen workshop di seluruh wilayah Australia dan Selandia Baru. Guna menerobos pasar minyak pelumas di Australia dan menghadapi persaingan dengan 50 merek lokal dan global, BAS telah mengimplementasikan strategi penjualan baru yang berhasil membangun fondasi bisnis sejumlah 300 workshop di Sydney Metro. Keadaan pasar di Australia sangat berbeda dengan pasar yang sudah ditembus oleh Indonesia di negara lain, seperti Bangladesh dan Thailand. 

“Pasar Australia tantangannya besar, namun juga peluang yang sama besarnya bagi Pertamina Lubricants. Kami sangat siap untuk memperluas jangkauan pasar kami secara nasional melalui kolaborasi dengan ASV, ” ungkap CEO BAS, Christian Liadinata. 

Penandatangan MoU juga ini merupakan bukti nyata bahwa IA-CEPA telah mempererat kerjasama ekonomi kedua negara. “Komunitas bisnis Australia semakin percaya bahwa industri dan produk Indonesia layak diperhitungkan di pasar Australia,” ujar Duta besar RI untuk Australia, Kristiarto Legowo.

ASV adalah pemimpin industri di pasar suku cadang mobil pabrikan Eropa selama lebih dari 35 tahun di seluruh Australia dan di Selandia Baru. Vic Soghomonian, CEO of ASV, menyatakan minatnya untuk bekerja sama dengan BAS dalam percepatan ekspansi Pertamina Lubricants di segmen bengkel di Australia dan New Zealand.

ASV memiliki jaringan bisnis yang luas, infrastruktur dan basis pelanggan (bengkel) di seluruh negara bagian Australia dan Selandia Baru sehingga dapat mendukung BAS untuk mempercepat perluasan pasar Pertamina Lubricants di Australia. ASV akan beroperasi penuh sebagai distributor eksklusif Pertamina Lubricants di segmen otomotif Australia dan Selandia Baru pada 1 April 2021.

Turut hadir dalam acara penandatanganan MoU ini Kushan Jayarathne, CFO ASV, bersama dengan Luke King selaku Brand Ambassador Pertamina Lubricants, Andry Wijaya selaku COO BAS, Maurizio Lapa selaku Business Development Manager BAS, dan perwakilan pengusaha Indonesia lainnya.

Sebagai informasi saja, BAS merupakan anak perusahaan dari PT Murni Solusindo Nusantara, sebuah perusahaan penyedia solusi berbasis ICT dan pusat penyedia solusi transformasi bisnis digital di Jakarta. Pada tahun 2006, PT Murni telah mengembangkan bisnis ITnya secara global dengan mendirikan Business Smart Solutions Pty Ltd (BSS) yang berfokus pada Solusi Pengalaman Pelanggan.

Kemudian pada tahun 2018, PT Murni merambah segmen otomotif dengan Business Automotive Solutions (BAS) sebagai Distributor Utama Pelumas Pertamina di Australia. Klien PT Murni Solusindo Nusantara diantaranya adalah perbankan dan perusahaan-perusahaan besar. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

View Comments

Recent Posts

Bos BRI Kasih Bocoran Besaran Dividen Tahun Buku 2025

Poin Penting BRI membuka peluang rasio dividen 2025 lebih tinggi, didukung CAR kuat di level… Read More

14 mins ago

Grab Borong Saham Superbank Rp285,5 Miliar, Kepemilikan Jadi 15,04 Persen

Poin Penting Grab melalui A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) sebanyak 253,91 juta saham… Read More

26 mins ago

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

1 hour ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

2 hours ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

2 hours ago