Jakarta – BPH Migas bersama dengan Ditjen Migas dan Anggota Komisi VII DPR RI meresmikan SPBKB AKR Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu Harga kemarin.
Hadir di peresmian adalah Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, Muhammad Ibnu Fajar dan Hendry Ahmad, Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Susyanto, Anggota Komisi VII DPR RI Khaterine Angela Oendoen, Komisaris Independen PT AKR Corporindo Tbk (“AKR”) I Nyoman Mastra, Direktur AKR Ibu Nery Polim, perwakilan dari Pemda Kabupaten Sanggau beserta official lain.
Peresmian SPBKB AKR Batang Tarang ini merupakan peresmian SPBKB AKR Sebagai Penyalur BBM Satu Harga yang kedua. Sehari sebelumnya, AKR juga telah meresmikan SPBKB AKR Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu Harga.
Anggota DPR RI, Katherine A Oendoen mengungkapkan bahwa peresmian ini merupakan outlet keempat Penyalur BBM 1 Harga di Kalimantan Barat. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada PT. AKR Corporindo Tbk yang telah menyumbang 2 outlet dari 4 outlet BBM 1 Harga dan saya mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Migas dan BPH Migas, karena dengan peresmian penyalur ini, kini masyarakat di sekitar Batang Tarang, dapat menikmati keadilan dalam bidang energi, yaitu BBM satu harga” imbuh Katherine, di Jakarta, Jumat, 10 November 2017.
Sekretaris Direktorat Jenderal MIGAS, Susyanto menyatakan untuk mensukseskan Program BBM Satu Harga yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Jokowi, Kementerian ESDM, Ditjen Migas dan BPH Migas bahu membahu terus melakukan upaya agar supaya masyarakat kita mendapatkan BBM dengan harga yang sama di seluruh Indonesia.
Saat ini Penyalur BBM Satu harga sudah ada 29 titik, 27 SPBU Pertamina dan 2 SPBKB AKR. Program BBM Satu Harga ini dimulai dari kunjungan Bapak Presiden Jokowi ke Papua, di mana di sana ditemukan harga BBM Rp100.000 per liter. Untuk mewujudkan keadilan sosial masyarakat mendapatkan BBM Satu Harga seperti propinsi lainnya maka dibuatlah Program BBM Satu Harga.
Dengan berdiri dan beroperasionalnya kedua outlet SPBKB AKR di Bengkayang dan Sanggau ini diharapkan masyarakat sekitar dapat menikmati BBM dengan harga yang sama sebagaimana ditetapkan oleh Pemerintah. (*)
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More