News Update

Akira “Dragon Ball” Toriyama Tutup Usia Karena Pembekuan Darah Otak

Tokyo – Akira Toriyama, pencipta komik Dragon Ball dikabarkan tutup usia. Salah satu penulis manga paling berpengaruh dan terlaris sepanjang masa ini meninggal  dunia di usia 68 tahun.

Di lansir dari keterangan resmi rumah produksinya, Bird Studio, Toriyama dikabarkan meninggal pada 1 Maret karena pembekuan darah di otaknya.

Toriyama dikenal sebagai pencipta serial manga popular komik Dragon Ball. Serial Dragon Ball memiliki penggemar di seluruh dunia dan melahirkan serial anime, video game, dan film terkenal.

Seperti diketahui, serial manga yang ditayangkan pertama kali pada 1984 ini menggambarkan kisah seorang anak laki-laki bernama Son Goku. San Goku digambarkan sedang dalam pencarian mengumpulkan bola naga ajaib untuk melindungi Bumi dari makhluk asing humanoid yang disebut Saiyan.

Pada tahun 1989, film ini diadaptasi menjadi anime dan menjadi salah satu media Jepang yang paling dikenal secara global hingga terjual 260 juta kopi.

Baca juga:Profil Jacob Rothschild, Bankir Senior Dunia yang Wafat di Usia 87 Tahun

Toriyama sendiri telah berkutat di industri ini selama 45 tahun. Bahkan, hingga kematiannya, Ia masih mengerjakan karyanya yang belum selesai.

Toriyama telah menjadi sumber inspirasi bagi banyak seniman buku komik terkenal Jepang. Sebut saja Masashi Kishimoto, pencipta serial populer ‘Naruto’; dan Eiichiro Oda, pencipta salah satu anime ‘One Piece’ yang paling lama tayang.

Pengormatan Kepada Akira Toriyama

Banyak orang di Jepang dan seluruh dunia memberikan penghormatan kepada Toriyama. Hingga Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshimasa Hayashi secara resmi menyampaikan bela sungkawanya pada seniman tersebut. Ia juga mengatakan bahwa karya Toriyama telah memainkan peran yang sangat penting dalam menunjukkan soft power Jepang.

Selain itu, penghormatan juga disampaikan Masyarakat Tiongkok melalui platform media sosialnya Weibo, dan telah ditonton sebanyak 40 juta kali. Seperti diketahui, Dragon Ball karya Toriyama terinspirasi oleh sastra Tiongkok “Journey to the West,” yang menarik banyak penggemar Tiongkok.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan negaranya turut berbela sungkawa atas meninggalnya Toriyama. Ia mengatakan bahwa Toriyama adalah seorang kartunis terkenal, dan karyanya diterima dengan baik di Tiongkok.

Baca juga:Avenged Sevenfold Akan Gelar Konser di Jakarta, Berikut Rincian Harga Tiketnya

Pemakaman Toriyama sendiri dikabarkan dilakukan secara tertutup yang hanya dihadiri oleh keluarga dan sejumlah rekan dekatnya. Hal ini atas permintaan Toriyama sendiri yang ingin dimakamkan dengan ketenangan. Pihak keluarga menyampaikan keinginan almarhum yang tidak akan menerima bunga, hadiah belasungkawa, kunjungan, sesaji dan lain-lain. 

Sejumlah karya Akira Toriyama yang terkenal diantaranya adalah serial Dr. Slump yang populer pada dekade ’80-an dan Dragon Ball yang hit sejak dekade ’90-an.(*)

Galih Pratama

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

2 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

10 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

11 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

12 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

13 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

13 hours ago