Market Update

Akhir Pekan, IHSG Kembali Ditutup Menguat 0,49%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini berhasil ditutup ke zona hijau sebesar 32,97 poin atau menguat 0,49% ke level 6.818 dari dibuka di level 6.785 pada pembukaan perdagangan hari ini (14/4).

“Kenaikan IHSG juga didorong oleh sentimen positif dari perilisan laporan keuangan serta antisipasi investor terhadap pembagian dividen,” tulis tim riset Philip Sekuritas Indonesia dalam closing review di Jakarta, 14 April 2023.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 300 saham terkoreksi, 220 saham menguat, dan 201 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 15,04 miliar saham diperdagangkan dengan 1,18 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,12 triliun.

Kemudian, beberapa indeks turut mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,76% menjadi 495,62, LQ45 menguat 0,74% menjadi 950,90, SRI-KEHATI menguat 0,64% menjadi 436,93. Sedangkan, JII melemah 0,05% menjadi 568,99.

Hanya beberapa sektor yang mengalami penguatan, diantaranya, sektor keuangan menguat 0,65%, sektor bahan baku menguat 0,52%, sektor infrastruktur menguat 0,51%, sektor kesehatan menguat 0,42%, dan sektor teknologi menguat 0,28%.

Kemudian, sektor lainnya mengalami pelemahan, seperti sektor transportasi melemah 1,04%, sektor industrial melemah 0,89%, sektor siklikal melemag 0,36%, sektor energi melemah 0,33%, sektor properti melemah 0,20%, dan sektor non-siklikal melemah 0,07%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Kirana Megatara Tbk (KMTR), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), dan PT Personel Alih Daya Tbk (PADA). Sedangkan saham top losers adalah PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST), PT Indo Stratis Tbk (PTIS), dan PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Personel Alih Daya Tbk (PADA), PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ), dan PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

29 mins ago

Bantah Terkait Dugaan Kasus Pidana Pasar Modal, Berikut Klarifikasi Lengkap BUVA

Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More

39 mins ago

Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Celios: Dari Mana Sumber Pertumbuhannya?

Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More

1 hour ago

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

4 hours ago

Premi ACA 2025 Tumbuh 17 Persen di Tengah Perlambatan Industri

Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More

6 hours ago