Market Update

Akhir Pekan IHSG Ditutup Sumringah, Total Transaksi Tembus Rp8,68 Triliun

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup pada zona hijau pada level 6758,79 atau menguat 0,66 persen dari dibuka pada level 6714,51 pada pembukaan perdagangan pagi tadi (27/10). 

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 243 saham terkoreksi, 279 saham menguat, dan 235 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 18,38 miliar saham diperdagangkan dengan 1,15 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp8,68 triliun. 

Baca juga: Analis Ungkap Harga Wajar Saham TUGU, Segini Potensi Cuannya

Kemudian, seluruh indeks mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat 0,25 persen menjadi 459,22, LQ45 menguat 0,41 persen menjadi 892,92, SRI-KEHATI menguat 0,14 persen menjadi 417,43, dan JII menguat 0,76 persen menjadi 528,97.

Lalu, hanya tiga sektor yang mengalami pelemahan, yaitu sektor properti melemah 0,45 persen, sektor industrial melemah 0,37 persen, dan sektor teknologi melemah 0,07 persen.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami penguatan, diantaranya adalah sektor infrastruktur menguat 3,01 persen, sektor energi menguat 1,43 persen, sektor kesehatan menguat 1,13 persen, sektor non-siklikal menguat 1,04 persen.

Serta, sektor bahan baku menguat 0,97 persen, sektor transportasi menguat 0,83 persen, sektor siklikal menguat 0,47 persen, dan sektor keuangan menguat 0,46 persen.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI), PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR), dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL).

Baca juga: Laba Tumbuh Positif, Saham Bank BRI Naik 2 Persen

Sedangkan saham top losers adalah PT Dyandra Media International Tbk (DYAN), PT Digital Mediatama Mexima Tbk (DMMX), dan PT Metro Realty Tbk (MTSM).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), dan PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 seconds ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

24 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

26 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

1 hour ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago