Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 14 Februari 2025, ditutup ke level 6.638,45 setelah dibuka di level 6.613,56 atau mengalami peningkatan 0,38 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 242 saham terkoreksi, 304 saham menguat, dan 244 tetap tidak berubah.
Sebanyak 14,76 miliar saham diperdagangkan dengan 1,15 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp14,86 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,14 Persen ke Posisi 6.623
Sementara itu, seluruh indeks dalam negeri turut bergerak menguat. IDX30 naik 0,43 persen menjadi 400,76, LQ45 meningkat 0,35 persen menjadi 772,41, Sri-Kehati menguat 0,97 persen menjadi 353,84, dan JII naik 1,57 persen menjadi 446,20.
Hampir seluruh sektor bergerak meningkat tecermin dari sektor transportasi menguat 1,71 persen, sektor properti naik 1,19 persen, sektor industrial meningkat 1,15 persen, sektor bahan baku menguat 1,08 persen, dan sektor teknologi naik 0,90 persen.
Selanjutnya, sektor energi naik 0,84 persen, sektor keuangan meningkat 0,60 persen, sektor siklikal menguat 0,37 persen, sektor infrastruktur naik 0,22 persen, dan sektor non-siklikal meningkat 0,11 persen.
Sebaliknya, sektor kesehatan mlemah sebanyak 0,58 persen, didukung oleh penurunan saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) sebanyak 0,80 persen.
Baca juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Menghijau ke Level 6.643
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI), dan PT Tanah Laut Tbk (INDX).
Sedangkan saham top losers adalah PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), dan PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More