Market Update

Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 0,25%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup bertahan di zona hijau sebesar 17,12 poin atau menguat 0,25% ke level 6.856 dari dibuka di level 6.839 pada pembukaan perdagangan hari ini (24/2).

“Sentimen meredanya kekhawatiran terkait kondisi moneter di Amerika Serikat (AS), serta penantian investor terhadap rilis inflasi Indonesia di pekan depan yang diproyeksikan kembali melambat,” ucap Head of Research Surya Fajar Sekuritas, Raphon Prima kepada Infobanknews di Jakarta, 24 Februari 2023.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penguatan IHSG hari ini dipicu oleh saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menguat 1,76% dan saham PT Astra International Tbk (ASII) yang menguat 1,77%.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 249 saham terkoreksi, 250 saham menguat, dan 224 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 14,99 miliar saham diperdagangkan dengan 997 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp8,94 triliun.

Pergerakan ke zona hijau tersebut juga diikuti oleh beberapa indeks yang mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,32% menjadi 492,33, LQ45 menguat 0,27% menjadi 946,93, JII menguat 0,40% menjadi 582,89, dan SRI-KEHATI melemah 0,28% menjadi 421,33.

Kemudian, sebagian besar sektor mengalami penguatan, diantaranya, sektor teknologi menguat 1,09%, sektor kesehatan menguat 0,75%, sektor energi menguat 0,73%, sektor transportasi menguat 0,64%, sektor industrial menguat 0,57%, sektor siklikal menguat 0,29%, dan sektor infrastruktur menguat 0,26%

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut diantaranya, sektor properti melemah 0,48%, sektor non-siklikal 0,46%, sektor keuangan melemah 0,27%, dan sektor bahan baku melemah 0,05%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), dan PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA). Sedangkan saham top losers adalah PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS), PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), dan PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Pertamina Gheotermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

6 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

7 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

8 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

8 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

8 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

9 hours ago