Categories: Keuangan

Akhir 2015, Pilot Project Penugasan Khusus LPEI Dimulai

Selain memberikan pembiayaan, penjaminan dan asuransi untuk meningkatkan ekspor, LPEI juga mengemban tugas khusus yang diberikan oleh Pemerintah melalui Program Penugasan Khusus Ekspor. Ria Martati.

Jakarta- Tahun ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134/PMK.08/2015 tentang Penugasan Khusus kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau disebut National Interest Account (NIA), LPEI diharapkan akan mulai melakukan pilot project pelaksanaan NIA tersebut. NIA adalah penugasan yang diberikan oleh Pemerintah pada LPEI untuk menyediakan pembiayaan ekspor atas transaksi atau proyek yang secara komersial sulit dilaksanakan, tetapi dianggap perlu oleh Pemerintah untuk menunjang kebijakan atau program ekspor.

” Diharapkan menjelang akhir tahun kita punya pilot project untuk pelaksanaan NIA di 2015. Ini merupakan usaha bersama untuk memberi sinyal kuat ke market bahwa pemerintah berupaya menghadapi situasi yang sulit ini,” kata Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara Kementerian Keuangan, Brahmantio Isdijoso di Jakarta, Jumat 14 Agustus 2015.

Saat ini menurutnya draft PMK pembentukan Komite Penugasan Ekspor hampir final. Setelah itu, komite tersebut akan menggodok  perumusan untuk diusulkan kepada Menteri Keuangan tentang program NIA tersebut. Semua itu diharapkan selesai pada Oktober.

Sumber dana untuk penugasan khusus menurutnya akan berasal dari APBN, ditempatkan di LPEI dalam pembukuan terpisah. Dengan demikian, imbal pembiayaan tidak memperhitungkan biaya modal, sehingga produk NIA nantinya akan lebih kompetitif.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank)pada pertengahan tahun 2015 mencatat pembiayaan Rp66,45 triliun, penjaminan Rp4,67 triliun, dan asuransi Rp968,4 triliun.

Apriyani

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

12 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

19 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago