CEO Standardpen Megusdyan Susanto (tengah) bersama Marketing Manager Niken D Mahananin (kanan) memegang kerja bertuliskan #ayomenulis pada acara media gathering di Jakarta, Selasa 18 Juli 2017. Untuk mendukung Gerakan Ayo Membaca yang digalakkan pemerintah, Standardpen mengajak anak Indonesia kembali menulis dengan tangan.PT Standardpen Industries telah memproduksi sekitar 109 varian alat tulis dengan produksi per bulan sekitar 120 juta batang alat tulis baik bolpoin hingga spidol.Segmen anak sekolah menjadi salah satu perhatian Standardpen dengan memperkenalkan alat tulis produk dalam negeri sekaligus mendukung budaya membaca dan menulis atau mewarnai. Untuk itu, Standarpen berinovasi menghasilkan bolpoin dengan tulisan smooth, tipis, sangat tipis, tebal, hingga runcing ujungnya sesuai kebutuhan anak-anak.(Budi Urtadi)
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More