Ilustrasi: Transaksi kripto. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Ajaib Kripto mencatat dalam 24 jam terakhir, Bitcoin (BTC) melonjak 2,73 persen dan bergerak di level USD93.925 atau setara sekitar Rp1,56 miliar.
Financial Expert Ajaib, Panji Yudha, menyampaikan, dominasi pasar BTC (BTC.D) kini berada di level 59 persen, sementara total kapitalisasi pasar aset kripto menguat 2,48 persen ke level USD3,18 triliun.
Panji menambahkan, Bitcoin melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari satu bulan terakhir dan berhasil menembus area USD90.000 yang selama tiga minggu terakhir sulit ditembus.
“Kenaikan ini terjadi seiring aset digital mulai mengejar performa pasar saham dan logam mulia yang sebelumnya lebih dulu menguat,” kata Panji dalam risetnya di Jakarta, Selasa, 6 Januari 2026.
Baca juga: Pemerintah Tegaskan Revisi UU P2SK untuk Perkuat Tata Kelola dan Pelindungan Kripto
Selain itu, dalam 24 jam terakhir, Bitcoin juga sempat menguat hingga USD94.789, yang menjadi level tertinggi sejak 17 November. Kondisi ini dinilai mencerminkan kembalinya momentum positif di pasar kripto.
Adapun, untuk hari ini (6/1), Panji menilai Bitcoin berpotensi bergerak di sekitar USD93.000-97.000 dan Ethereum berpotensi bergerak di sekitar USD3.200-3.350.
Sebagai informasi, di sisi korporasi, Strategy (MSTR) kembali menambah kepemilikan Bitcoin sekaligus memperkuat posisi kasnya pada awal 2026.
Ketua Eksekutif Strategy, Michael Saylor, mengungkapkan perusahaan telah membeli tambahan 1.287 BTC dengan harga rata-rata sekitar USD90.000.
Baca juga: Bitcoin Lanjutkan Pergerakan Positif usai Cetak Rekor ATH Kemarin
Dengan transaksi tersebut, total kepemilikan Bitcoin Strategy meningkat menjadi 673.783 BTC, dengan rata-rata harga pembelian sebesar USD75.026. Capaian ini sekaligus mengukuhkan Strategy sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Pengguna BYOND by BSI tumbuh 197 persen yoy sejak diluncurkan, mendorong total pengguna… Read More
Poin Penting PT Asuransi Bintang Tbk membukukan laba komprehensif Rp45,8 miliar dan ekuitas Rp460,5 miliar,… Read More
Poin Penting Harga BBM nonsubsidi ditentukan oleh mekanisme pasar global sesuai regulasi pemerintah. BBM nonsubsidi… Read More
Poin Penting Kredit UMKM pada Februari 2026 terkontraksi 0,6% yoy menjadi Rp1.484,9 triliun, melanjutkan tren… Read More
Poin Penting Bank Muamalat membukukan laba sebelum pajak Rp30,1 miliar pada 2025, naik 47,5 persen… Read More
Poin Penting Bank Ganesha membukukan laba sebelum pajak Rp290,60 miliar pada 2025, didorong pertumbuhan DPK… Read More