Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Irawati)
Poin Penting
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan pemerintah akan terus mendukung dalam menggenjot pertumbuhan kredit di 2026 dengan sejumlah langkah kebijakan.
Sebagaimana diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan berada di kisaran 10 hingga 12 persen pada 2026.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pada 2025 yang ditargetkan sebesar 9-11 persen. Sementara realisasi pertumbuhan kredit tahun lalu tercatat sebesar 9,69 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Baca juga: Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara
Airlangga menyebutkan, pemerintah akan mendorong kredit melalui beberapa program pemerintah. Di antaranya melalui program hilirisasi yang akan menciptakan permintaan kredit.
“Ya tentunya kan nanti dengan adanya beberapa program misalnya hilirisasi itu kan membutuhkan juga kredit,” ujar Airlangga usai Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026, dikutip, Jumat, 6 Februari 2026.
Selain itu, Airlangga mengaku pemerintah akan melakukan restrukturisasi di sektor tekstil untuk melakukan modernisasi agar tetap relevan dan produktif.
Baca juga: OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM
Kemudian, program lainnya adalah mendorong sektor elektronik dan semikonduktor untuk peningkatan daya saing industri manufaktur Indonesia.
“Kita mau restrukturisasi sektor tekstil itu membutuhkan kredit. Kita akan dorong juga sektor elektronik dan semikonduktor itu juga pasti membutuhkan kredit,” ungkap Airlangga. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting IHSG diproyeksikan masih berpeluang menguat ke kisaran 7.323–7.450, dengan asumsi telah menyelesaikan wave… Read More
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More