AIA; Rilis produk baru. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta–Asuransi AIA Financial mengeluarkan produk baru AIA Life Secure. Produk unit link ini diperuntukkan bagi individu aktif dan independen.
Marketing Officer PT AIA Financial Lim Chef Ming menyebut bahwa produk asuransi ini digunakan untuk pekerja aktif dan independen serta entrepreneur di Indonesia. Selama beberapa terakhir, AIA melihat tren pertumbuhan jumlah pekerja aktif independen di Indonesia naik.
“Kami melihat sektor UKM telah menjadi salah satu prioritas pembangunan ekonomi pemerintah yang direfleksikan dalam paket kebijakan ekonomi sebagai salah satu kekuatan ekonomi pemerintah,” sebut Chef Ming dalam peluncuran AIA Life Secure, Kamis, 14 Januari 2015.
Dengan proteksi ini, sebutnya, mereka dapat dengan tenang membangun bisnis. Perlindungan proteksi dan asuransi jiwa, dilindungi AIA. AIA life Secure melindungi perlindungan asuransi tambahan seperti pengembalian biaya rumah sakit dan operasi kritis, pembebasan premi untuk disabilitas total dan permanen, santunan tambahan akibat kecelakaan dan satunan meninggal jika pemegang polis meninggal adalah anak.
“Premi yang kami tawarkan terjangkau dimulai dengan premi sebesar Rp15 ribu per hari,” tambahnya.
Unitlink, menurutnya,dipilih karena tren industri dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Indonesia. Karena itu, dia optimis bahwa ke depan, potensi AIA Life Secure masih akan bertumbuh. (*) Gina Maftuhah
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More