News Update

Ahmad Irfan Diberhentikan, Siap Maju Lagi Jadi Dirut BJB

Bandung — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) memutuskan untuk memberhentikan Ahmad Irfan dari posisi direktur utama (dirut). Kendati demikian pria kelahiran Palembang tahun 1963 ini bisa melamar kembali.

“RUPSLB sudah diputus pemberhentian saya sebagai dirut. Seleksi akan kita lihat ke depan. Siaplah (mencalonkan kembali),” tutur Ahmad Irfan usai RUPSLB Bank BJB di Bandung, Selasa (11/12).
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, bahwa Ahmad Irfan dan para bankir lainnya bisa mengikuti proses seleksi mencari direktur baru Bank BJB yang akan digelas sampai Maret 2019. Akan tetapi, mantan Walikota Bandung itu menegaskan dirut baru nanti harus memiliki kapasitas untuk menjalankan visi baru Bank BJB yang diarahkan sebagai agen pembangunan daerah dan meningkatkan kucuran kredit ke segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian Jawa Barat.
“Kami optimis dengan visi misi ini, Maret (2019) kami punya bank yang kuat di industri perbankan,” tegas Ridwan.
Ahmad Irfan menjabat posisi Dirut Bank BJB sejak Desember 2014. Sebelumnya, ia mengemban tugas sebagai direktur komersial selama periode Juli-Desember 2014. Pun sebagai pemimpin divisi komersial para tempo 2013-2014. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

2 hours ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

2 hours ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

11 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

12 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

14 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

15 hours ago