Ekonomi dan Bisnis

Agus Marto Perkuat Koneksi dan Branding Tokopedia

Jakarta — Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2013-2018, baru saja diangkat menjadi Komisaris Utama salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, yaitu Tokopedia.

Bergabungnya Agus yang merupakan eks pejabat nasional sekaligus mantan bankir dengan Tokopedia, menurut pandangan President of Asia Council for Small Business (ACSB), Hermawan Kartajaya merupakan hal yang positif bagi perkembangan Tokopedia kedepan.

“Jadi Tokopedia itu sudah kelas unicorn, berarti jagonya Indonesia ke luar negeri dan pemain nasional. Kalau tidak dinasihati tokoh-tokoh nasional gimana,” kata Hermawan kepada Infobank, di Jakarta, Senin (14/01).

Sementara itu, tak hanya Tokopedia, perusahaan Startup digital di sektor financial technology (fintech) peer to peer (P2P) lending pun turut menggandeng mantan pejabat pemerintah, yaitu Modalku yang mengangkat Muhamad Chatib Basri, Menteri Keuangan periode 2012 – 2014 sebagai penasihat Modalku pada Agustus 2018.

Baca juga: Tokopedia Angkat Agus Marto Sebagai Komut

Serta, UangTeman yang mengangkat Firdaus Djaelani, Mantan Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai penasihat di fintech UangTeman pada Oktober 2017.

Hermawan menambahkan, dengan adanya tokoh nasional yang pakar di bidang ekonomi, perusahaan Startup digital dapat memperluas koneksinya. Menurutnya, Startup digital tidak bisa bekerja sendiri dan harus memiliki koneksi kemanapun dan kesiapapun.

Startup itu kan butuh koneksi. Wong, perusahannya masih rugi kok. Startup banyak yang masih rugi, tapi nilai kapitalisasinya tinggi. Jadi startup itu tidak bisa kerja sendiri harus terkoneksi kemana-mana. Itu kunci keberhasilannya,” tambahnya.

Selain untuk koneksi yang luas, adanya eks pejabat pemerintah dalam tataran penasihat Startup digital itu dapat menjadi salah satu brand image perusahaan. Dalam setahun sampai dua tahun kedepan, Hermawan melihat, perusahaan startup digital akan kian tumbuh.

“Pertumbuhannya tambah cepat, ya. Karena (adanya) tokoh nasional bisa untuk koneksi, branding,” pungkasnya. (Ayu Utami)

Risca Vilana

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

2 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

3 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

3 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

3 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

4 hours ago