Properti

Agung Podomoro Kantongi Pendapatan Rp874,5 Miliar di Q1 2025, Tumbuh 22,7 Persen

Jakarta – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) pada kinerja keuangan kuartal I 2025 berhasil kantongi penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp874,5 miliar atau tumbuh 22,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp712,8 miliar .

Corporate Secretary APLN, Justini Omas, mengatakan capaian ini utamanya didorong oleh peningkatan pengakuan penjualan apartemen dari proyek-proyek strategis perseroan seperti Podomoro City Deli Medan dan Podomoro Golf View.

“Pengakuan penjualan itu naik 56,7 persen menjadi Rp574,4 miliar, dari Rp366,6 miliar pada periode yang sama di tahun 2024,” ujar Justini dikutip 30 April 2025.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak hanya mencerminkan efektivitas strategi perseroan, tetapi juga menunjukkan ketangguhan sektor properti residensial di tengah tantangan ekonomi nasional.

“Kondisi pasar properti saat ini menuntut pelaku industri untuk lebih adaptif dan fokus pada kebutuhan masyarakat urban. APLN menjawab hal itu dengan menghadirkan produk-produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga sesuai dengan gaya hidup dan daya beli masyarakat,” tambahnya.

Baca juga: Kejar Target Marketing Sales, APLN Pasarkan Hunian Tepi Danau

Rugi Bersih Turun

Berkat hal tersebut, pada periode ini, rugi bersih perseroan turun signifikan sebesar 49,5 persen, dari rugi bersih sebesar Rp109,9 miliar pada kuartal I 2024 menjadi hanya rugi Rp55,5 miliar pada kuartal I 2025. Penurunan kerugian ini mencerminkan solidnya kinerja operasional serta optimalisasi strategi efisiensi biaya yang terus dijalankan di seluruh lini bisnis APLN.

Justini menambahkan bahwa, proyek-proyek APLN yang tersebar di berbagai kota besar mampu menjangkau beragam segmen pasar, tercermin dari penjualan unit apartemen melonjak sebesar 187,1 persen menjadi Rp254,4 miliar dari sebelumnya Rp88,6 miliar pada kuartal I 2024.

Selain itu, penjualan rumah toko (ruko) juga meningkat signifikan sebesar 95,5 persen mencapai Rp73,9 miliar selama kuartal I 2025.

“Kenaikan ini mencerminkan bahwa sektor residensial kembali menjadi pilihan investasi menarik, seiring pulihnya kepercayaan konsumen dan meningkatnya kebutuhan hunian yang terintegrasi,” imbuhnya.

Meski begitu, pendapatan perseroan berulang mengalami penurunan sebanyak 13,3 persen menjadi Rp300,0 miliar akibat berkurangnya kontribusi dari Pullman Ciawi Vimala Hills yang telah dijual. Namun, perusahaan tetap mencatat tren pertumbuhan yang kuat terlihat dari laba kotor APLN yang juga tumbuh sebesar 23,0 persen dari Rp266,7 miliar menjadi Rp328,1 miliar.

Baca juga: Laba Bersih MDIY Lompat 160 Persen jadi Rp226 Miliar di Kuartal I 2025

Adapun, seiring dengan dinamika industri properti yang mulai menunjukkan pemulihan dan momentum positif, APLN menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengembangan produk dan strategi pemasaran.

Perseroan optimis prospek sektor properti akan semakin membaik sepanjang 2025, terutama dengan dukungan kebijakan fiskal yang mendukung sektor ini seperti insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), serta kebijakan lainnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

23 mins ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

2 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

3 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

3 hours ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

3 hours ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

3 hours ago