Agung Podomoro Bukukan Marketing Sales Rp881,5 Miliar di Juni 2025

Jakarta – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) pada semester I 2025 berhasil mencatatkan marketing sales Rp881,5 miliar atau mengalami pertumbuhan sekitar 10,5 persen dibandingkan periode sama tahun 2024 sebesar Rp796,3 miliar.

Penjualan sejumlah proyek properti ,seperti Podomoro Park Bandung, Bukit Podomoro Jakarta, Podomoro Golf View dan Podomoro City Deli Medan menjadi penopang utama marketing sales perusahaan pada Juni 2025.

Corporate Secretary APLN, Justini Omas menjelaskan, keberhasilan perusahaan dalam mendorong pertumbuhan penjualan properti merupakan buah dari kejelian manajemen dalam mengoptimalkan kebutuhan pasar di berbagai wilayah yang tetap tinggi. 

Baca juga: Insentif PPN DTP Properti 100 Persen Diperpanjang hingga Akhir 2025

Selain itu, kata Justini, produk-produk yang ditawarkan oleh APLN juga sesuai dengan standar dan ekspektasi mayoritas konsumen yang menginginkan hunian berkualitas dengan value yang terus bertumbuh.

“Kami terus mendorong penjualan properti di berbagai wilayah seperti Bandung dan Medan yang ekonominya tumbuh positif. Masih tingginya kebutuhan properti di beberapa daerah itu akan terus dioptimalkan oleh APLN dengan merilis produk-produk baru,” ucap Justini, 31 Juli 2025.

Adapun secara finansial, pada semester I 2025 APLN mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp1,68 triliun atau turun 10,5 persen dibandingkan Rp1,88 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh hilangnya kontribusi pendapatan usaha dari hotel Pullman Vimala Hills yang telah di-divestasi pada tahun 2024.

Baca juga: Kredit Properti Melambat, Cuma Tumbuh 5,6 Persen di Juni 2025

Pada periode yang sama, APLN membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp1,06 triliun atau turun 8,8 persen dari Rp1,16 triliun. Sementara itu, pendapatan berulang perusahaan juga menurun 13,1 persen dari Rp723,5 miliar pada semester I 2024 menjadi Rp629,0 miliar pada periode sama tahun ini.

“Divestasi Hotel Pullman Vimala Hills memang berdampak langsung terhadap pendapatan Perusahaan. Tapi, hasil dari divestasi itu justru memperkuat fundamental APLN mengingat dananya dipakai untuk membangun hotel baru di Bali dan juga melunasi sebagian utang,” tutupnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

SeaBank Kantongi Laba Rp678,4 Miliar pada 2025, Melesat 79 Persen

Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More

39 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini (2/3): Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Meroket

Poin Penting Harga emas di Pegadaian (Antam, Galeri24, UBS) kompak naik pada 2 April 2026,… Read More

60 mins ago

Peringati Hari Perempuan Internasional, Generali Indonesia Gelar Talkshow

Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional 2026 dan wujud komitmen Generali Indonesia… Read More

1 hour ago

285 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah 0,65 Persen ke 7.138

Jakarta - Pada pembukaan perdagangan hari ini (2/4) pukul 09.06 WIB Indeks Harga Saham Gabungan… Read More

1 hour ago

IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Berikut 4 Saham Rekomendasi Analis

Poin Penting IHSG masih rawan koreksi ke area 6.745–6.849, namun skenario terbaik berpotensi menguat ke… Read More

1 hour ago

Tangkap Potensi IPO WBSA, IPOT Permudah Akses Pembelian Investor Ritel

Poin Penting WBSA siap melantai di BEI dengan melepas 1,8 miliar saham (20,75 persen) di… Read More

3 hours ago